Nekat Jadi Cagub Riau lewat Parpol Lain, Syamsuar Dipecat dari Golkar

Antara
06/3/2018 20:18
Nekat Jadi Cagub Riau lewat Parpol Lain, Syamsuar Dipecat dari Golkar
(ANTARA)

CALON Gubernur Riau, Syamsuar, yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua DPD II Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Siak, resmi dikeluarkan dari pengurusan partai karena dianggap melawan keputusan pimpinan pusat parpol tersebut.

Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar Siak, Azmi, menyebutkan, dikeluarkannya Syamsuar dari pengurusan partai sudah berdasarkan hasil keputusan rapat pleno yang digelar pada Kamis (1/3).

"Partai Golkar Siak telah melakukan rapat pleno yang dipimpin langsung Plt Ketua Golkar Siak, Juni Rachman. Dari hasil rapat memutuskan untuk mengeluarkan Syamsuar dari pengurus partai, karena dianggap melawan keputusan partai," kata Wakil Ketua Fraksi Golkar Siak, Azmi, Selasa (6/3).

Surat pemberhentian Syamsuar dari pengurus partai tertuang dalam nomor surat KEP-35/DPD/Golkar-R/I/2018 yang dikeluarkan tanggal 29 Januari 2018, ditandatangani Ketua DPD I Golkar Riau, Arsyadjuliandi Rachman, dan Sekretaris DPD I Golkar, Rizaldy AM Abrus.

Dia mengatakan, DPP Golkar sudah menetapkan Arsyadjuliandi Rachman (Andi Rachman) yang diusung maju dalam pesta demokrasi pemilihan Gubernur-Wagub Riau periode 2018-2023. Untuk itu, kader wajib memenangkan calon yang diusung parpol.

Sementara di sisi lain, Syamsuar yang juga kader partai pohon beringin itu ikut bertarung menggunakan 'perahu' lain.

"Kita juga menekankan kepada pengurus tingkat Kabupaten, PAC sampai ke tingkat ranting agar memenangkan pasangan Andi Rachman-Suyatno di Pilgubri kali ini," kata anggota DPRD Siak itu.

Azmi juga mengatakan, bagi pengurus Golkar yang tidak mengindakan instruksi partai, maka akan diberikan sanksi.

"Sanksi itu bisa berupa teguran, bahkan bisa berupa pemecatan. Intinya kita mau, Partai Golkar harus solid untuk memenangkan Andi Rachman-Suyatno," terangnya.

Bahkan pada Januari lalu, sejumlah kader mencopot spanduk Syamsuar yang bertuliskan Ketua DPD II Golkar Siak yang dipasang di kantor parpol itu di Jalan Raja Kecik, Siak.

Pada Pilgub Riau ini, ada empat calon yang bertarung, Syamsuar-Edy Natar Nasution pada urut 1 diusung koalisi Partai Amanat Nasional, Partai Keadilan Sejahtera, dan NasDem. Nomor urut 2 Lukman Edi-Hardianto. Keduanya diusung Partai Kebangkitan Bangsa dan Gerakan Indonesia Raya.

Berikutnya, nomor 3 Firdaus-Rusli Effendi. Pasangan ini diusung Partai Demokrat dan Partai Persatuan Pembangunan. Terakhir, nomor urut 4 Arsyadjuliandi Rachman-Suyatno, diusung Partai Golkar, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, dan Hati Nurani Rakyat. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya