Rindu Antipolitik Uang

BY/Ant/P-3
06/3/2018 08:41
Rindu Antipolitik Uang
(MI/Anggoro)

CALON Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Emil) menyatakan tidak pernah menginstruksikan relawan maupun pendukungnya untuk melakukan politik uang dalam kontestasi pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat 2018. "Saya mah tidak pernah menginstruksikan apa pun yang terkait politik uang karena itu sudah diharamkan," ujar Emil di Bandung, kemarin.

Hal itu disampaikan menanggapi adanya dugaan praktik politik uang yang dilakukan relawannya dengan memberikan bantuan berupa paket sembako kepada korban banjir Ci-tarum. Sebelumnya, sejumlah warga korban banjir Citarum di Kampung Babakan Leuwi Bandung, Desa Cite-reup, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, melaporkan kasus dugaan politik uang yang dilakukan relawan pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul (Rindu), ke Panwaslu Kabupaten Bandung.

Seseorang yang diduga relawan pasangan Rindu tersebut memberikan 300 paket sembako, dengan beberapa di antaranya berisi stiker Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul. Pria yang akrab disapa Emil itu mengatakan, pihaknya tengah menelusuri terkait adanya dugaan praktik politik uang yang diduga dilakukan relawannya. Pasalnya, ia tidak bisa memantau seluruh kegiatan kampanye yang dilakukan para relawannya. Untuk itu, Emil meminta kepada seluruh simpul relawan serta partisan agar lebih mengedepankan visi misi dibanding kampanye yang melanggar aturan.

Di sisi lain, Emil menyatakan mendukung pasangan Yossi Irianto-Aries Supriatna dalam pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung. Ia menjelaskan, dukungan kepada Yossi karena kesamaan partai koalisi di pilgub Jabar dengan pemilihan wali kota Bandung.

"Iya kalau urusan politik seperti yang sudah saya sampaikan, karena partai-partai yang berada dalam koalisi pilgub Jabar itu berkumpulnya di pasangan Pak Yossi. Sehingga secara formalitas politik, pasangan Rindu ini arahnya ke Pak Yossi," ujarnya.

Yossi merupakan mantan Sekretaris Daerah Kota Bandung, sedangkan Aries merupakan anggota DPRD Kota Bandung dari PDIP. Keduanya resmi mendapat dukungan 24 kursi yang berasal dari PDIP, Hanura, NasDem, dan PPP.(BY/Ant/P-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Kardashian
Berita Lainnya