Kebijakan tanpa Mahar NasDem Diapresiasi

Tim/X-10
06/3/2018 07:45
Kebijakan tanpa Mahar NasDem Diapresiasi
(Cagub Sulawesi Selatan Nurdin Halid -- MI/ROMMY PUJIANTO)

SEJUMLAH calon kepala daerah yang diusung Partai NasDem dalam Pilkada 2018 memastikan tidak dimintai mahar politik sejak pendaftaran hingga pencalonan saat ini. Mereka pun mengapresiasi kebijakan tanpa mahar politik yang diusung partai besutan Surya Paloh itu secara nasional.

"Saya berterima kasih kepada NasDem yang sudah memberi amanah untuk bisa jadi kendaraan saya pada pilgub ini. Kehadiran NasDem menjadi salah satu faktor terbesar yang mendukung kemenangan, apalagi memberi amanah tanpa mahar," ujar calon Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Halid, kemarin.

Nurdin yang berpasangan dengan Aziz Qahhar Mudzakkar diusung koalisi Partai NasDem, Golkar, Hanura, PKB, dan PKPI.

Nurdin berjanji akan mendahulukan kepentingan rakyat di atas segala-galanya. "Dan insya Allah akan saya buktikan, bahwa ketika NasDem memberi kepercayaan kepada saya, maka itu tidak akan saya abaikan," jelasnya.

Calon Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru juga mengatakan hal senada. "NasDem merupakan partai tanpa mahar. Sejak awal, NasDem mengusung calon dengan melihat dari elektabilitas tertinggi."

Herman yang berpasangan dengan Mawardi Yahya diusung Partai NasDem, PAN, dan Partai Hanura.

Calon Wakil Wali Kota Bandung, Aries Supriatna, juga menepis soal mahar politik itu. Dia memastikan pengusungan dirinya oleh NasDem murni karena adanya kesamaan visi dan misi pembangunan.

"Pembicaraan lebih kepada persoalan membangun Bandung ke depan bersama-sama," kata Aries.

Dia bersama pasangannya, Yossi Irianto, hanya dimintai gagasan tentang kepemimpinan jika terpilih sebagai pemimpin Kota Bandung.

Sebagai contoh, lanjut dia, Partai NasDem menanyakan gagasan apa saja yang akan diusung untuk menyejahterakan warga ibu kota Provinsi Jawa Barat itu. Terlebih, menurutnya, selama ini terdapat visi-misi pembangunan Kota Bandung yang tidak terselesaikan. "Pendidikan, kesehatan, banjir, kemacetan. Kita dimintai penjelasan program apa saja yang akan disiapkan untuk mengatasi itu semua," katanya.

Calon Bupati Temanggung Haryo Dewandono mengaku, selain tidak dipungut mahar politik oleh Partai NasDem, ia justru mendapat bantuan alat peraga kampanye.

"Tidak ada biaya apa pun, malah ada bantuan alat peraga," ujar Haryo yang berpasangan dengan Irawan Prasetyadi. Mereka diusung koalisi Partai NasDem, Demokrat, dan Hanura.

Petahana Bupati Bangka Tarmizi Saat, yang berpasangan dengan Amri Cahyadi, diusung NasDem karena kinerjanya sudah teruji selama lima tahun memimpin Bangka.

"Tak ada mahar politik, ini murni karena hasil survei dari kinerja saya yang hasilnya lebih tinggi dari calon-calon lain," ujarnya.(Tim/X-10)

#PILKADA



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Kardashian
Berita Lainnya