Jokowi Kirim Dokter Kepresidenan Rawat Habibie

Pol/P-3
05/3/2018 09:57
Jokowi Kirim Dokter Kepresidenan Rawat Habibie
(ANTARA FOTO/Setpres-Agus Suparto)

PRESIDEN Joko Widodo mengirimkan dokter kepresidenan untuk memantau langsung kondisi kesehatan Presiden ke-3 RI BJ Habibie yang kini sedang dirawat di rumah sakit di Kota Muenchen, Jerman. "Pemerintah Indonesia tentu akan memberi dukungan yang terbaik untuk beliau," kata Jokowi melalui akun Facebook, Minggu (4/3).

Mantan menteri negara riset dan teknologi Indonesia itu terdiagnosis mengalami kebocoran pada klep jantung. Dia dibawa ke Klinik Starnberg, Muenchen, Jumat, 2 Maret lalu.

Jokowi berharap Habibie dapat segera sehat kembali. Ia mengajak masyarakat Indonesia untuk berdoa untuk kesembuhan pria kelahiran 25 Juni 1936 itu. "Semoga beliau segera pulih dan kembali ke tengah-tengah kita dalam keadaan sehat seperti sediakala," tulis mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Status Presiden Jokowi dalam akun Facebook-nya telah mendapatkan sekitar 21.100 like hanya dalam waktu 36 menit sejak diunggah dan mendapatkan respons dari pengguna Facebook. Hampir seluruhnya mendoakan kesembuhan bagi Habibie.

Kebocoran jantung yang dialami Habibie mirip dengan sakit yang dialami sang istri, Ainun Habibie. Keadaan itu membuat air menumpuk di paru-paru Habibie hingga 1,5 liter. Dia pun merasa sulit bernapas di sam-ping tekanan darah meningkat hingga 180 mmHg.

Presiden Jokowi juga terus memantau perkembangan seputar kondisi kesehatan Habibie. "Sekitar pukul 15.30 WIB tadi, Kepala Negara menghubungi beliau secara langsung dan berbincang sejenak. Habibie menceritakan kepada Presiden Jokowi mengenai kondisinya saat ini," kata Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin, kemarin.

Melalui pembicaraan tersebut, kata Bey, Presiden menyanggupi permintaan Habibie yang menginginkan adanya tim dokter kepresidenan dan Paspampres untuk hadir di Jerman saat dilakukan tindakan medis. "Saya sudah berangkatkan (dalam proses) dari Indonesia untuk mendampingi," kata Presiden dalam sambungan telepon tersebut.

Untuk mendampingi Habi-bie selama dilakukan tindak-an medis, Presiden sudah mengutus Prof Dr Lukman Hakim, SpPD-KKV, SpJP, Kger, seorang spesialis jantung dan pembuluh darah dari tim dokter kepresidenan untuk berangkat ke Jerman.

Melalui Menteri Luar Negeri, Presiden juga telah menginstruksikan kepada Duta Besar RI di Jerman untuk terus memantau kondisi terkini Habibie.(Pol/P-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Kardashian
Berita Lainnya