Dorong Car Free Day Jadi Ajang Promosi

Bagus Suryo
05/3/2018 09:37
Dorong Car Free Day Jadi Ajang Promosi
(MI/FAISHOL TASELAN)

CALON Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mendorong agar arena car free day (CFD) yang telah banyak digelar di kota-kota besar setiap akhir pekan dapat dimanfaatkan sebagai ajang promosi produk-produk inovasi.

Pasangan cagub Khofifah Indar Parawansa di Pilkada Jatim 2018 itu kemarin pagi muncul di arena CFD Taman Bungkul Surabaya. Kehadirannya yang didampingi istri, Arumi Bachsin, langsung dikerubuti masyarakat untuk meminta foto bersama.

Tak terkecuali para pedagang asongan di arena CFD, yang lebih memanfaatkan momen bertemu Emil untuk mengeluhkan tindakan aparat Satuan Polisi Pamong Praja setempat yang dirasa represif karena melarang mereka berjualan.

Mendapat keluhan itu, Emil meyakini pasti ada jalan keluar jika antara pedagang asongan dan Pemkot Surabaya duduk bersama membicarakannya.

Namun, Bupati Trenggalek nonaktif ini juga meminta agar para pedagang asongan tersebut dapat memahami perspektif Pemkot Surabaya dalam menyelenggarakan CFD bagi masyarakat luas. "Saya yakin ada jalan tengah bagi para pedagang asongan di CFD. Karena tanpa pedagang, CFD juga tidak akan ramai," katanya.

Menurutnya, arena CFD, sama-sama memberi kesempatan antara masyarakat penjual dan pembeli. Akan tetapi, Emil menilai pembeli di CFD sebenarnya lebih cenderung mencari barang atau produk inovatif yang tidak setiap hari dijumpai di toko-toko sekitarnya.

Termasuk pelaku usaha kecil dan menengah (UKM), menurut dia, mestinya mendapat tempat untuk mengenalkan produk-produknya di arena CFD. "Maka, arena CFD ini sebenarnya menjadi kesempatan bagi semua kalangan untuk mengenalkan sesuatu yang baru, produk unik dan inovatif. Promosi inovasi itu di arena CFD ini tempatnya," ujarnya.

Menurut Emil yang paling berkesempatan untuk memamerkan produk-produk inovasi di arena CFD, selain para pelaku UKM, ialah mahasiswa atau kalangan kampus. "Silakan anak-anak kampus memanfaatkan keberadaan arena CFD di setiap hari Minggu dengan memamerkan temuan-temuan produk hasil inovasinya," katanya.

Emil yang berpasangan dengan Khofifah dan didukung NasDem, Golkar, PPP, Hanura, dan Demokrat ini akan akan berkontestasi di Pilkada Jatim 2018 pada 27 Juni mendatangan.

Pasangan nomor urut 1 akan berhadapan dengan pasangan calon nomor urut 2, Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno yang diusung koalisi PDIP, PKB, Gerindra, dan PKS.

Ramuan

Di pilkada Jawa Timur, PDI Perjuangan telah menyusun ramuan kampanye yang memadukan pemenangan pilkada Jatim dengan sosialisasi Joko Widodo (Jokowi) sebagai capres pada Pilpres 2019. Ini merupakan keputusan hasil Rakernas III 23-25 Februari 2018 di Bali.

"Ini harus disosialisasikan ke publik, satu paket, dengan kampanye Gus Ipul dan Mbak Puti," kata Wakil Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Ahmad Basarah dalam rapat koordinasi kader PDIP untuk Gus Ipul-Puti Guntur di kantor DPD PDI Perjuangan Jatim di Surabaya, kemarin.

Kata Basarah, ramuan itu diracik untuk menunjukkan dukungan Jokowi ke pasangan calon Gus Ipul-Puti Guntur Soekarno.

Sebagai kader PDI Perjuangan, Basarah mengklaim Jokowi berkomitmen dan sangat setia dengan PDI Perjuangan. "Karena itu, PDIP juga setia menjaga Jokowi karena Jokowi tipe pemimpin yang setia pada partai. Secara pribadi, beliau pasti mendukung Mbak Puti."(FL/Ant/P-2)

#PILKADA



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Kardashian
Berita Lainnya