Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo dan Ryamizard Ryacudu sudah membahas kondisi kesehatan Abu Bakar Baasyir yang memburuk saat ini. Menteri Pertahan itu bahkan sudah terbang ke Sukoharjo, Jawa Tengah, untuk menemui keluarga pendiri Pondok Pesantren (Ponpes) Al Mukmin, Ngruki, Sukoharjo itu.
"Kita prihatin karena dia kan sudah tua, sakit-sakitan, kakinya bengkak-bengkak," kata Ryamizard ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, kemarin.
Ia menyebutkan demi kemanusiaan diusulkan supaya dipindahkan ke dekat-dekat Surakarta saja. "Mungkin tahanan rumah dulu. Kalau bebas risikonya nanti kalau ada apa-apa pemerintah yang disalahkan," ujarnya.
Namun, Ryamizard mengaku belum tahu kapan akan dipindahkan ke Surakarta atau Sukoharjo karena itu merupakan urusan kepolisian dan Kemkum dan HAM.
Hanya saja soal pemindahan Baasyir itu, Menhan mengakui bahwa Presiden sudah setuju. "Presiden kan sangat manusiawi. Apalagi terhadap orang sudah tua dan dan sakit sakitan," ucap mantan KSAD ini.
Ia menyebutkan pertemuan dengan Presiden tidak sampai membahas pemberian grasi kepada Baasyir.
Menurutnya, tahanan rumah saja sudah bagus dan bisa kumpul dengan keluarga bertemu anak cucu. ''Karena masalah keamanan masih tanggung jawab kita. Nanti pemerintah yang disalahkan kalau ada apa apa.''
Saat ini Baasyir sedang dirawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) di Jakarta karena mengalami sakit kelainan pembuluh darah vena berkelanjutan atau chronic venous insufficiency bilateral.
"Ya, ini kan sisi kemanusiaan yang juga saya kira untuk semuanya. Kalau ada yang sakit, tentu saja kepedulian kita untuk membawa ke rumah sakit untuk disembuhkan," kata Jokowi menanggapi perawatan Baasyir di RSCM.
Abu Bakar Baasyir divonis 15 tahun penjara oleh Majelis Hakim PN Jakarta Selatan pada 2011.
Ia terbukti menggerakkan orang lain dalam penggunaan dana untuk melakukan tindak pidana terorisme.(Pol/Ant/P-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved