Jadi Cawapres Jokowi,Prabowo Terserah Gerindra

Ant/MTVN/Medcom/P-5
02/3/2018 08:03
Jadi Cawapres Jokowi,Prabowo Terserah Gerindra
(MI/Rommy Pujianto)

KETUA Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, menyerahkan sepenuhnya soal pencalonan dirinya dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 kepada mekanisme partai. Pernyataan itu disampaikannya termasuk untuk menanggapi kemungkinan pencalonan dirinya sebagai cawapres untuk Joko Widodo.

"Saya sebetulnya kan mandataris partai. Saya akan mendengarkan suara partai, suara rakyat, suara sahabat-sahabat, suara mitra. Apa pun keputusannya, saya selalu mengutamakan kepentingan nasional dan rakyat," kata Prabowo di kediamannya, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, kemarin.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon, membantah keluarga Prabowo Subianto tak merestui mantan Danjen Kopassus itu kembali mencalonkan diri di Pilpres 2019 karena alasan sakit. Isu tersebut mencuat setelah Prabowo dikatakan memiliki riwayat terserang stroke sebanyak 3 kali sejauh ini.

Fadli menegaskan justru kondisi Prabowo saat ini lebih fit untuk menghadapai kontestasi Pilpres 2019. Ia memastikan seluruh anggota keluarga besar Prabowo 100% mendukung kembali nyapres.

Pernyataan itu sekaligus merupakan sanggahan bahwa keluarga besar Prabowo memintanya untuk tidak lagi mencalonkan diri sebagai capres setelah gagal pada 2014. Fadli menduga ada oknum-oknum yang sengaja ingin mendiskreditkan Prabowo. Dia enggan membawa masalah itu ke ranah hukum. Ia memastikan proses pencalonan Prabowo sebagai capres tak terganggu.

"Pak Prabowo sangat fit. Itu fitnah dari mana, hoaks itu. Saya kira enggak ada itu sama sekali," kata Fadli.

Kemarin, Prabowo menerima perwakilan dari PAN dan PKS di kediamannya. Ia menyangkal bahwa pertemuan itu dimaksudkan sekaligus untuk konsolidasi jelang Pilpres 2019, melainkan hanya membahas pemantapan koalisi di Pilkada Jawa Barat 2018.

Menurut Fadli, kerja sama antara Gerindra, PKS, dan PAN yang sudah terjalin di beberapa pilkada menjadi nilai tambah. Pandangan kedua partai itu positif terhadap sosok Prabowo Subianto sehingga opsi koalisi ketiga partai masih terbuka lebar.

"Saya kira sejauh ini sangat positif. Sangat terbuka. Opsi (koalisi) itu terus terbuka," ujar Fadli, kemarin.

Pertemuan ini dihadiri Prabowo Subianto, Presiden PKS Shohibul Iman, Sekjen PAN Eddy Soeparno, dan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon. Selain itu, akan hadir Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dan pasangan cagub dan cawagub Jawa Barat Sudrajat dan Ahmad Syaikhu yang diusung ketiga partai tersebut. Pertemuan tersebut digelar tertutup.

"Ini judulnya halakah kertanegara," kata Presiden PKS Shohibul Iman.(MTVN/Medcom/P-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Kardashian
Berita Lainnya