Masih Banyak Pengangguran Jatim Butuh Padat Karya

BN/FL/P-2
23/2/2018 08:33
Masih Banyak Pengangguran Jatim Butuh Padat Karya
(MI/FAISHOL TASELAN)

CALON Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kemarin melakukan kampanye di Kabupaten/Kota Malang dan Kota Batu dengan mendatangi buruh pabrik dan pedagang di pasar tradisional.

Menurut Khofifah, Jatim membutuhkan program dan industri padat karya karena banyak buruh perempuan menjadi tulang punggung keluarga. Mereka bekerja untuk memenuhi kebutuhan.

"Income keluarga bergantung pada mereka yang bekerja di sini," kata Khofifah.

Di pabrik yang mempekerjakan sebanyak 3.300 perempuan, Khofifah berdialog langsung sembari menampung aspirasi mereka.

Pada kesempatan itu, ia meminta pemerintah melakukan pemetaan secara mendetail terhadap perusahaan yang padat modal dan padat karya. Pasalnya di era digital sekarang ini, industri padat modal tidak bisa dihindari.

Di sisi lain, struktur angkatan kerja terutama di Jatim membutuhkan yang padat karya sebab masih banyak pengangguran. Sejauh ini, ia mengaku sudah banyak bertemu dengan pengusaha yang berkomitmen padat karya. Bagi yang memilih padat modal umumnya ingin jalan pintas agar lebih efektif, efisien, dan murah.

"Struktur angkatan kerja skill tinggi padat modal. Skill menengah ke bawah harusnya padat karya. Masih banyak pengusaha berkomitmen padat karya meskipun ada yang memilih padat modal," imbuhnya.

Di Malang, ia melakukan kampanye dengan mengunjungi pedagang di Pasar Subuh Kebalen, Kota Malang. Selanjutnya ke Pasar Blimbing berkomunikasi dengan pedagang terkait permasalahan pembangunan pasar setempat.

Pengamat politik Unair Surabaya Erlangga Pribadi mengatakan Khofifah yang pernah menjabat sebagai mensos sudah banyak capaian yang ditorehkan, khususnya menekan angka kemiskinan.

''Pengalaman ini bisa diaplikasikan di Jatim agar kemiskinan semakin berkurang,''kata Erlangga menanggapi adanya survei yang menyatakan bahwa Khofifah masih kalah pengalaman jika dibandingkan calon lain.(BN/FL/P-2)

#PILKADA



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Kardashian
Berita Lainnya