Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Dewan Pembina Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Wiranto, membantah ada mahar dari Oesman Sapta Odang (OSO) sebagai imbalan menyerahkan estafet kepemimpinan pucuk tertinggi partai. OSO terpilih menjadi Ketua Umum Partai Hanura hasil Munaslub pada 2016 lalu.
"Banyak isu yang berkembang, Pak Wiranto jualan ke Pak OSO. Ada yang bilang Rp200 miliar. Saya enggak pernah jual beli sama Pak OSO. Tidak sepersen pun saya minta ke Pak OSO," tegas Wiranto di acara syukuran Partai Hanura di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (22/2).
Pendiri Partai Hanura itu berharap setelah tampuk kepemimpinan partainya di bawah OSO bisa terus menjaga soliditas. Apalagi, partainya kini akan menghadapi Pemilihan Umum 2019.
"Pengganti saya Pak OSO akan tetap menjaga solidaritas, akan menambah kursi suara. Itu bayaran komitmen, bukan di uang. Tapi dengan niat melanjutkan perjuangan Partai Hanura," kata Wiranto.
Mantan Panglima ABRI itu pun bersyukur Hanura lolos dalam verifikasi dan ditetapkan sebagai salah satu peserta Pemilu 2019. Dia menilai Hanura melalui tantangan yang cukup sulit untuk bisa lolos verifikasi yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU).
"Karena kita mampu melewati tahapan-tahapan awal mengikuti Pemilu ini tidak mudah, dengan berbagai rintangan. Alhamdulilah kita bisa melewatinya dengan baik," tandas Wiranto. (Medcom/OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved