Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo menebus satu set piringan hitam kelompok musik Metallica yang pada 7 Desember lalu diserah-kan ke Komisi Pemberantasan Korupsi untuk menjadi barang milik negara.
Satu box set piringan hitam lengkap dengan pernak-pernik Metallica itu merupakan cende-ra mata dari Perdana Menteri Denmark Larts Lokke Rusmussen yang diberikan kepada Presiden Jokowi di Istana Bogor, 28 November 2017 lalu. Pada kesempatan itu, Jokowi pun memberikan cendera mata senjata tradisional Rencong asal Aceh kepada Rasmussen.
Buah tangan dari Rasmussen itu telah ditetapkan menjadi milik negara melalui SK Nomor 219 Tahun 2018 tanggal 31 Januari 2018. "Presiden Jokowi bersedia mengganti barang tersebut dengan uang. Hal itu sesuai dengan peraturan yang berlaku terkait gratifikasi," jelas juru bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, keamrin.
Menurutnya, KPK mengapresiasi pelaporan gratifikasi yang dilakukan Presiden. "Ini contoh positif yang sepatutnya diikuti seluruh pegawai negeri dan penyelenggara negara," ucap Febri.
Menurut dia, poin utama sebenarnya bukan pada jumlah uangnya, melainkan contoh konsisten yang dilakukan Presiden, yakni kehati-hatian yang tinggi untuk mencegah korupsi, mulai dari hal yang kecil. "Uang pengganti barang berupa piringan hitam kelompok musik Metallica itu senilai Rp11.079.019 telah diterima KPK," ungkapnya.
Hal itu, menurut dia, mengacu Peraturan KPK Nomor 6 Tahun 2015 Pasal 12 ayat (6). Pada aturan itu berbunyi, 'Dalam hal gratifikasi berbentuk barang, KPK dapat meminta penerima gratifikasi untuk menyerahkan uang sebagai kompensasi atas barang yang diterimanya sebesar nilai yang tercantum dalam surat keputusan pimpinan dengan tata cara penyerahan sebagaimana diatur pada ayat (5) huruf a'.
Sementara Pasal 12 ayat (7) berbunyi, 'Penerima gratifikasi dapat menolak permintaan KPK sebagaimana dimaksud pada ayat (6)'.
Jokowi memang dikenal sebagai penggemar band metal asal Amerika Serikat itu. Saat masih menjabat Gubernur DKI Jakarta, Jokowi menyempatkan diri menonton langsung konser grup musik itu di Stadion Gelora Bung Karno pada 2013. "PM Lars tahu kesukaan saya ternyata, khusus Metallica," ujar Jokowi beberapa saat setelah menerima hadiah tersebut di Istana Bogor, akhir tahun lalu.
Pelaporan itu, menurut Febri, ialah pelaporan yang kesekian kali dari Presiden Jokowi. Bahkan, jauh sebelum menjabat Presiden RI, mantan Wali Kota Surakarta itu sudah sering melaporkan hadiah yang diterimanya. "Itu bukan yang pertama, tapi yang ke sekian kalinya."(Dro/P-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved