Istri Gus Dur Dukung Ganjar-Taj Yasin

Haryanto
21/2/2018 08:11
Istri Gus Dur Dukung Ganjar-Taj Yasin
(ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

ISTRI almarhum Gus Dur, Sinta Nuriyah Wahid, kemarin bertandang ke kediaman ulama karismatik KH Maimoen Zubair (Mbah Moen) di Pondok Pesantren Al Anwar, Sarang, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.

Kedatangan Sinta Nuriyah untuk menegaskan dukungannya kepada Ganjar Pranowo-Taj Yasin. Pasangan yang maju di pilgub Jateng itu didukung PDIP, NasDem, PPP, Golkar, Hanura, dan Demokrat.

Saat berkunjung ke kediaman Mbah Moen itu, Sinta Nuriyah didampingi Ketua Umum PPP Romahurmuziy serta dua anggota DPR, Mukhlisin dan Arwani Thomafi.

Sinta menyatakan dirinya dan para santri Gus Dur mendukung Ganjar-Yasin. Para santri Gus Dur itu menamakan diri sebagai Barisan Kader (Barikade) Gus Dur.

Menurut Koordinator Barikade Gus Dur Jateng Husein Syifa, para santri Gus Dur membentuk Gusdurian yang jaringannya ada di berbagai provinsi dan kota. Namun, untuk jalur politik, para santri itu membentuk organisasi tersendiri dengan nama Barikade Gus Dur.

"Kalau Gusdurian itu kan kultural, anggotanya ada di mana-mana bahkan di semua partai ada. Barikade Gus Dur mewadahi anggota yang belum berpartai, tapi ingin bergerak mendukung Ganjar-Yasin di pilgub Jateng 2018," kata Husein Syifa.

Menurutnya, jumlah santri yang menjadi anggota Barikade Gus Dur di Jateng sangat banyak. "Jika di setiap kabupaten/kota saja ada puluhan ribu anggota, di seluruh Jateng diperkirakan ada lebih dari 100 ribu anggota," ujarnya.

Ia menyebutkan saat ini Barikade Gus Dur sedang dalam proses konsolidasi jaringan di tiap kabupaten/kota di Jateng dan sedang dalam pendataan ulang.

"Pada prosesnya nanti akan kita selaraskan dengan agenda kampanye calon, meski secara internal sekarang pun kita sudah bergerak," jelasnya.

Adu visi

Selain terkait dengan dukungan Barikade Gus Dur, tim pemenangan pasangan calon (paslon) Gubernur Jawa Tengah akan beradu visi-misi pada kampanye. Selama kampanye berlangsung, diyakini tidak ada permainan politik uang di Jawa Tengah.

Tim pemenangan Ganjar-Taj Yasin, Bona Ventura Sulistiana, mengatakan oknum yang bermain politik uang harus siap-siap menghadapi konsekuensi hukum.

"Money politics, siapa pun yang memberi dan menerima bisa dipidanakan, risikonya sangat tinggi. Ini pilgub, bukan pilkades," kata Bona Ventura.

Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah itu menambahkan pesta demokrasi kali ini harus mendidik masyarakat agar tidak terjebak dengan permainan oknum. Bona yakin masyarakat juga sudah semakin cerdas untuk melihat dan memilih kepala daerahnya masing-masing.(P-2)

#PILKADA



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Kardashian
Berita Lainnya