Mantra-Kerta Mendarat di Hati Rakyat

OL/P-1
20/2/2018 08:34
Mantra-Kerta Mendarat di Hati Rakyat
(ANTARA FOTO/Wira Suryantala)

PROGRAM, visi, dan misi dua pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali mulai dikritisi dan ditanggapi masyarakat, terutama masyarakat kelas menengah atas. Salah satunya datang dari pelaku pariwisata di Bali.

Dua pasangan calon yakni nomor urut 1, I Wayan Koster-Tjokorda Oka Arta Ardhana Sukawati (Koster-Ace), dan nomor urut 2, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra-I Ketut Sudikerta (Mantra-Kerta), sama-sama memiliki kelebihan sekaligus kekurangan.

Tokoh pariwisata Bali Ida Bagus Ngurah Wijaya mengemukakan itu saat dimintai konfirmasi di Denpasar, kemarin. Dari kelebihan dan kekurangan itu, program, visi, dan misi Mantra-Kerta dinilainya lebih mendarat di hati masyarakat Bali.

"Saya berbicara objektif saja, tidak bermaksud membela siapa-siapa. Masyarakat Bali seharusnya paham betul dalam memilih pemimpinnya. Mungkin karena visi Prof Ida Bagus Mantra (ayah Rai Mantra), program-program yang ditawarkan paslon Mantra-Kerta lebih mandiri, lebih berkarakter. Apa yang diajukan Mantra-Kerta itu karakter kemandirian. Masyarakatnya diberdayakan," papar Ngurah Wijaya.

Sebaliknya yang ada di kubu Koster-Ace, masyarakat dimanjakan dengan pemberian, dengan janji-janji sejumlah dana atau uang. Koster-Ace bersama timnya selalu mengandalkan bantuan pemerintah, terutama dalam bentuk uang tunai.

Menurut Ngurah Wijaya, masyarakat memang harus dibantu, tetapi jangan sampai memanjakan masyarakat dengan terus menghadiahi bansos, hibah, dana desa, dan yang semacamnya.

"Itu merupakan hak masyarakat. Masyarakat memang harus dibantu, tetapi bantuan itu harus membuat masyarakat mandiri, bukan hadiah terus-menerus," ujarnya.

Di kesempatan terpisah, Ketua Bawaslu Bali I Ketut Rudia mengingatkan kedua paslon agar tidak memanfaatkan dana yang bersumber dari pihak asing.

Menurut dia, sebagai daerah pariwisata dan lokasi tujuan investasi asing, tidak menutup kemungkinan ada investor yang memiliki niat untuk turut campur mendukung salah satu paslon karena memiliki kepentingan tertentu.

"Semoga tidak ada dan ja-nganlah menggunakan dana asing," tutur Rudia.(OL/P-1)

#PILKADA



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Kardashian
Berita Lainnya