Para Calon Kepala Daerah Sulsel Belum Laporkan Akun Medsos

Lina Herlina
17/2/2018 20:35
Para Calon Kepala Daerah Sulsel Belum Laporkan Akun Medsos
(MI/ Pata Areadi)

KOMISI Pemilihan Umum (KPU) Daerah Sulawesi Selatan mengungkapkan belum ada pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang mendaftarkan akun media sosial mereka.

Padahal Kamis (15/2) sudah memasuki tahapan kampanye. Dan mereka pun diperbolehkan berkampanye lewat media sosial yang ada.

Juru bicara KPUD Sulawesi Selatan Asrar Marlang menjelaskan, jika dari empat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sulsel yang ada, belum ada satu pun yang mendaftarakan akun resminya.

"Belum ada yang mendaftarkan akun resminya ke kami. Yang pasti, mereka hanya boleh punya satu akun, untuk masing-masing media sosial," tutur Asrar.

Terkait untuk akun media sosial relawan pasangan calon, Asrar menyebutkan itu bukan ranahnya mereka. "Kalau sifatnya perorangan, akan aturannya sendiri, dan mungkin yang berlaku di sana adalah UU ITE, dan aparat kepolisian juga sudah jalan mendeteksi akun hoaks," lanjut Asrar.

Untuk mengantisipasi kampanye negatif dan berbau SARA, Polda Sulsel juga sudah membetuk tim satgas cyber crime, yang akan memantau aktivitas media sosial pasangan calon dan relwan-relawannya selama tahapan pilkada.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Dicky Sondani yang juga merupakan ketua tim satgas cyber crime pilkada menjelaskan, sistem kerja dari satgas melakukan patroli di dunia maya, mengawasi bagaimana perkembangan akun-akun yang ada di Sulsel.

Di daerah mana yang berpotensi ada konflik, akan dipelajari, apa saja isu yang tersebar disana. Jangan sampai ada akun- akun yang dengan sengaja membuat dan menyebar isu sara, agar Sulsel ribut.

"Siapapun yang menyebar berita hoaks, berita fitnah, berita tentang SARA ini bisa kita sadap," tegas Dicky.

Pihaknya siap menerima dan menindaklanjuti pengaduan calon kepala daerah yang merasa dirugikan karena fitnah atau hoaks. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eko Suprihatno
Berita Lainnya