Akun Palsu Sudutkan Ganjar Pranowo

Harianto
15/2/2018 20:36
Akun Palsu Sudutkan Ganjar Pranowo
(ANTARA FOTO/R. Rekotomo)

TIM Relawan Media Sosial Ganjar Pranowo melaporkan sebuah akun di Twitter ke Polda Jawa Tengah. Akun tersebut menggunakan nama @ganjar2periode dan mengunggah gambar yang terindikasi kampanye hitam.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Satgas Siber Polda Jateng melaporkan adanya akun palsu ini. Pertama, karena akun ini palsu dan postingannya merugikan kami. Jadi kami berharap segera ditindak dan pemiliknya ditemukan," Juru Bicara Relawan Ganjar Pranowo, Priyanto di Semarang, Kamis (15/2).

Akun @ganjar2periode tersebut memposting sebuah foto bertuliskan 'Jangan pilih Sudirman Said. Dia ternyata merupakan keturunan kristen yang berkedok islam!'.

Kicauan itu disertai dua foto Sudirman Said. Salah satunya, foto wajah Sudirman dengan latar belakang bendera Israel. Kicauan itu pun 39 kali dibagikan dengan 112 komentar dan 40 like. Rupanya foto screenshoot postingan tersebut disebarkan juga lewat sejumlah grup Whatsapp (WA).

Ganjar sudah mengomentari akun palsu tersebut pada twitnya di akun @ganjarpranowo pada Rabu (14/2) pukul 17.54 WIB. Ia menyayangkan penggunaan namanya sebagai akun pemfitnah lawan politik.

"Kenapa kalian tega menggunakan nama saya untuk memfitnah orang?" tulis Ganjar.

Menurut Priyanto, pihaknya melapor karena postingan tersebut seolah-olah menyudutkan Sudirman Said. Namun efek yang ditimbulkan justru merugikan Ganjar Pranowo.

Sebab postingan tersebut mengumbar kampanye hitam yang justru akan menuai reaksi negatif dari warga net untuk si pengunggah.

"Dengan unggahan tersebut, seolah-olah kami relawan Ganjar menjadi penyebar kampanye hitam. Padahal itu bukan akun kami dan kami menolak kampanye hitam. Maka jelas kami yang dirugikan, Pak Ganjar yang lebih dirugikan, bukan pihak lawan," katanya.

Lebih lanjut, Priyanto menjelaskan, Ganjar sudah menggariskan bahwa tim media sosial tidak boleh menyebarkan kampanye hitam. Justru masyarakat harus diedukasi dengan program dan pencapaian petahana. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eko Suprihatno
Berita Lainnya