Utamakan Alutsista Dalam Negeri

Nov/Ant/P-3
13/2/2018 11:41
Utamakan Alutsista Dalam Negeri
(Ketua DPR Bambang Soesatyo -- ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

KETUA DPR Bambang Soesatyo memastikan dukungan dewan agar Perhimpunan Industri Pertahanan Swasta Nasional (Pinhantanas) menguasai industri pertahanan dalam negeri, untuk memasok kebutuhan peralatan pertahanan bagi TNI dan Polri.

"Intinya DPR mendorong perkumpulan ini bisa bergerak maju dan menguasai peralatan pertahanan yang dibutuhkan TNI dan Polri," katanya seusai menerima perwakilan Pinhantanas, di kompleks parlemen, Jakarta, kemarin.

Dia mengakui belum mengetahui secara pasti jumlah anggaran yang disediakan negara untuk meningkatkan dan memperbarui alat utama sistem persenjataan (alutsista). Namun, Bambang mendengar dana yang dianggarkan negara untuk peningkatan alutsista mencapai ratusan triliun rupiah. Dana tersebut harus dimaksimalkan untuk tumbuh dan berkembangnya industri pertahanan dalam negeri. "Untuk TNI saja saya dengar mencapai Rp100 triliun. Saya kurang tahu untuk Polri, tapi kira-kira di atas Rp70 triliun," paparnya.

Menurutnya, negara perlu memprioritaskan pengadaan alutsista bagi TNI dan Polri dari industri dalam negeri, baik swasta ataupun BUMN. Dia tidak setuju bila prioritas pengadaan alutsista justru dari luar negeri karena negara harus berdayakan industri pertahanan lokal.

"Tapi produsen dalam negari juga harus bisa bersaing kualitasnya dengan kualitas impor," tuaksnya.

Sementara itu, Dewan Penasihat Pinhantanas, Connie Bakrie, mengatakan komitmen DPR menjadi angin segar bagi industri pertahanan swasta karena pengadaan alutsista TNI dan Polri saat ini belum berpihak kepada industri pertahanan swasta.

Karena itu, kata Connie, negara perlu mengubah beberapa aturan dalam UU Nomor 16 Tahun 2012 tentang Industri Pertahanan karena Pasal 11 UU tersebut, justru menyusahkan peran industri swasta. "Pasal 11 yang menyatakan yang menjadi integrator hanya BUMN, padahal pelaku industri swasta sudah banyak, tetapi tidak diberikan ruang untuk maju," tuturnya.(Nov/Ant/P-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Kardashian
Berita Lainnya