Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 115 anggota tim seleksi calon komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten dan kota dilantik di Jakarta, kemarin. Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua KPU Arief Budiman dan turut dihadiri seluruh anggota KPU, yakni Ilham Saputra, Evi Novida, Ginting Manik, Wahyu Setiawan, Pramono Ubaid Tanthowi, Hasyim Asy'ari, serta Viryan.
"Hari ini, kita melantik 115 orang yang dibagi ke dalam 23 tim, dengan satu tim diisi lima orang. Ada yang berlatar belakang psikolog, akademisi, tokoh masyarakat, pegiat pemilu dan ahli hukum," ujar Ketua KPU Arief Budiman, kemarin.
Menurutnya, setelah dilantik, para anggota timsel itu juga akan dibekali dengan berbagai pelatihan mengenai pengelolaan anggaran, tahapan, dan aturan untuk menyeleksi anggota KPU kabupaten dan kota.
Arief juga menekankan kepada anggota timsel, mengenai beberapa kriteria yang harus dimiliki calon komisioner KPU kabupaten dan kota, di antaranya ialah berintegritas, memahami persoalan kepemiluan, bisa bekerja di bawah tekanan, dan mampu bekerja secara tim.
"Harus bisa bekerja dalam tekanan karena jam kerjanya anggota KPU itu bisa lembur, bisa juga pulang pagi. Dia juga harus mampu bekerja secara tim, karena di KPU pengambilan keputusan melalui rapat pleno," kata Arief.
Sebelumnya KPU juga telah melantik anggota timsel calon komisioner KPU provinsi periode 2018 - 2023, di Jakarta, pada Senin (22/1).
Pelantikan itu dilakukan untuk mencari pengganti komisioner, yang habis masa jabatannya pada 2018, di 16 provinsi, yakni di Sumatra Barat, Kepulauan Riau, Jambi, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Banten, DKI Jakarta, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, dan Gorontalo.
Di Kalimantan Barat, Ketua Tim Seleksi Bawaslu Jumadi mengingatkan agar lima anggota Bawaslu Kalbar terpilih tetap menjaga soliditas, integritas, netralitas, kemandirian sekaligus marwah institusi Bawaslu.
Kelima nama itu, ialah Ruhermansyah, Mohammad, Hawad Sriyanto, Faisal Riza, dan Syarifah Aryana Kaswamayana.
Pengumuman itu ditandatangani Sekretaris Jenderal Gunawan Suswantoro, Sabtu 10 Februari 2018.
Sumadi menambahkan komisioner tidak boleh membuat manuver-manuver individu yang bersentuhan dengan kepentingan politik mana pun.(Ant/P-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved