Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BAKAL calon Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf tampaknya tak ingin ketinggalan untuk ikut dalam demam film Dilan 1990. Kemarin, pria yang disapa Gus Ipul itu menyampaikan kepada para pendukungnya bahwa pendidikan digratiskan berkelanjutan (Dik Dilan) akan menjadi salah satu program prioritas untuk Jatim ke depan.
"Ini salah satu program utama jika saya dan (calon wagub) Mbak Puti (Guntur Soekarno) diberi amanah memimpin Jawa Timur," ujar Gus Ipul kepada wartawan di Rumah Gus Ipul-Mbak Puti di kawasan Gayungsari Surabaya, kemarin.
Ia menjelaskan, 'Dik Dilan' merupakan program pendidikan gratis untuk masyarakat Jatim. Program ini dihidupkan lagi setelah Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 mengembalikan kewenangan terhadap SMA/SMK negeri kepada Pemprov Jatim.
Bedanya, dalam program ini, Gus Ipul juga berencana menyertakan sekolah-sekolah swasta setingkat SMA untuk mendapat subsidi biaya pendidikan.
"Dengan 'Dik Dilan', kami akan kembali menggratiskan SMA/SMK negeri. Komitmen pendidikan tak hanya diwujudkan pada sekolah negeri, tapi juga sekolah swasta. Sekolah-sekolah swasta yang setingkat dengan SMA akan diberikan subsidi," ucapnya.
Bacagub yang juga Wakil Gubernur Jatim itu menyampaikan Pemprov mengalokasikan dana untuk mengawal seluruh operasional SMA/SMK tanpa dibebankan ke peserta didik dengan alokasi Rp1,4 triliun.
Komponen yang akan ditanggung, lanjut dia, mencakup biaya operasional dan SPP yang dihitung per siswa, yaitu untuk siswa dari keluarga tidak mampu akan diberikan beasiswa yang digunakan untuk biaya transportasi, pembelian peralatan sekolah dan pengadaan buku serta alat penunjang kecakapan khusus.
"Besaran dana akan disesuaikan untuk daerah masing-masing," kata mantan Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor tersebut.
Sementara itu, selain meluncurkan program 'Dik Dilan', Gus Ipul-Mbak Puti juga memiliki beberapa program lainnya, antara lain satu triliun untuk Madura (Satria Madura), desa cerdas maju sejahtera (Desa Cemara), pusat ekonomi baru jalur selatan (Tebar Jala), dan Madin Plus Berkelanjutan.
Pilkada Provinsi Jawa Timur diikuti dua pasangan, yakni Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno yang diusung koalisi PKB, PDI Perjuangan, PKS, dan Gerindra, serta pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Elistianto Dardak yang diusung gabungan Partai Demokrat, Partai Golkar, PAN, PPP, Partai Hanura, dan Partai NasDem.
Masa kampanye akan berlangsung 15 Februari hingga tiga hari menjelang hari pencoblosan. Pencoblosan dilakukan pada 27 Juni 2018.(Ant/P-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved