Tanamkan Terus Semangat Toleransi

Nov/AT/P-4
08/2/2018 10:24
Tanamkan Terus Semangat Toleransi
(Ist)

PUSAT Studi Pancasila Universitas Gadjah Mada Yogyakarta bersama DPRD DI Yogyakarta dan Kesbangpol Pemerintah Provinsi DIY mengadakan Sinau Pancasila. Kegiatan itu bertujuan membina ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan terutama di kalangan generasi milenial.

"Belakangan kembali muncul tindakan intoleransi. Kami sedih Yogyakarta masih dipandang intoleran," kata Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto, di Yogyakarta, kemarin.

Menurut dia, sikap intoleransi sedikit banyak menunjukkan terkoyaknya kehidupan sosial dari semangat Bhinneka Tunggal Ika. Selain intoleransi, lanjut dia, terorisme dan penyalahgunaan narkoba masih mengkhawatirkan.

"Dibutuhkan langkah yang cepat untuk menyelesaikan persoalan-persoalan tersebut. Salah satu cara yang bisa dilakukan ialah membumikan lagi Pancasila," lanjutnya.

Eko menjelaskan kegiatan yang sama sudah dilakukan sejak tahun 2017. Kali ini lingkupnya lebih luas dan melibatkan lebih banyak orang. Kegiatan itu dilakukan di 78 kecamatan dan 10 pertemuan tingkat kabupaten.

Setiap pertemuan minimal 100 orang. Anggaran yang digunakan dari APBD dengan total Rp1,4 miliar. "Pelibatan masyarakat ditambah dengan mayoritas generasi now," kata dia.

Sekretaris Kesbangpol DIY, Sugeng Irianto menjelaskan, dalam Sinau Pancasila, beberapa materi yang disampaikan, yaitu Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika, UUD 45, NKRI, serta strategi cegah dini potensi konflik.

Sekretaris Pusat Studi Pancasila Surono mengatakan, kurikulum Sinau Pancasila ini lebih up to date agar generasi milenial lebih tertarik. "Metodenya berusaha membuat menarik, tidak hanya seminar dan diskusi," kata dia.

Sementara itu, Ketua Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) Yudi Latif mengikuti rapat dengar pendapat dengan Komisi II DPR di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, kemarin. Rapat perdana dengan Ketua UKP-PIP dan Kepala Kantor Staf Presiden) Moeldoko itu membahas evaluasi kinerja 2017 dan program kerja 2018.(Nov/AT/P-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Kardashian
Berita Lainnya