Emil Optimalkan Masa Cuti

BY/DG/LD/P-3
08/2/2018 09:27
Emil Optimalkan Masa Cuti
(MI/BAYU ANGGORO)

BAKAL calon Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Emil) menyatakan akan fokus berkampanye ke daerah-daerah untuk meningkatkan popularitasnya selama masa cuti sebagai Wali Kota Bandung mulai 12 Februari mendatang. "Setelah cuti nanti, saya ngabret (kebut), tidak akan banyak di Bandung akan nginep di kota/kabupaten berhari-hari. Itu cara saya menyapa daerah," ujarnya di Bandung, kemarin.

Emil mengatakan langkah itu dilakukan untuk meraup suara masyarakat, terutama di desa-desa. Ia mengakui tingkat keterkenalannya di desa-desa masih tergolong lemah. Untuk meningkatkan itu, ia melakukan safari dan berhubungan langsung dengan masyarakat di daerah.

"Karena hasil survei terakhir keterkenalan saya baru 80%, saya akan isi 20% lagi. Sudah tahu daerah-daerahnya sehingga masyarakat kalau sudah kenal Insya Allah bersimpati," kata dia.

Meski pasangan Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum (Rindu) mewakili dua karakter wilayah berbeda, Emil mewakili kota dan Uu mewakili desa, ia enggan bersantai-santai karena calon lain sudah gencar memperkenalkan diri ke daerah-daerah.

Misalnya, bakal calon gubernur yang diusung Golkar, Dedi Mulyadi. Bupati Purwakarta itu dikenal sering bersafari dan menggelar kegiatan budaya ke desa-desa. "Posisi hari ini dari berbagai survei masih baik, pasangan lain juga bekerja keras karena semua pasangan berat. Makanya, pasangan Rindu tidak akan takabur, tidak akan mengandalkan survei, tetapi terus kerja nyata sampai 27 Juni mendatang," papar Emil.

Ia pun menyebut bahwa pasangan Rindu telah mengantongi sejumlah strategi untuk bisa memengi Pilkada Jabar 2018. Salah satunya dengan mengamankan suara dari pemuda dan pemilih pemula.

Sementara itu, bakal calon Wakil Gubernur Jabar Ahmad Syaikhu meminta masyarakat tidak termakan isu mengenai penganiayaan terhadap para ustaz dan kiai oleh penderita sakit jiwa. "Kita harus yakinkan masyarakat, jika ada hal seperti itu, jangan kemudian timbul rasa takut, tetapi justru harus tumbuh kebersamaan untuk menjaga lingkungan sekitar," cetus Ahmad.

Menurutnya, kejadian itu justru membuat masyarakat semakin sensitif untuk melihat keadaan dan kondisi lingkungan masing-masing. Masyarakat tidak perlu ikut menyebarkan isu semacam itu.(BY/DG/LD/P-3)

#PILKADA



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Kardashian
Berita Lainnya