Polri dan Ormas Islam Siap Bersinergi

Sru/P-4
01/2/2018 11:35
Polri dan Ormas Islam Siap Bersinergi
(MEMANTAPKAN KESIAPSIAGAAN -- ANTARA/ANIS EFIZUDIN)

SEMUA organisasi Islam harus bersama-sama menjaga ketenangan dan keamanan menjelang penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah serentak 2018. Hal itu dikatakan Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj seusai bertemu dengan Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Kantor PBNU Jakarta Pusat, kemarin.

"Kami saling terbuka dan sharing demi menjaga kemanan dan ketenangan tahun politik yang mulai memanas. Jangan sampai seperti pilgub DKI. Polri dan semua ormas lainnya harus mampu bekerja bersama," katanya.

Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar dua jam tersebut, Said menuturkan Tito juga bertemu dengan 14 ormas Islam lainnya dari Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI).

"Sepakat membangun kerja sama yang erat menghadapi tantangan negara kita, baik dari internal maupun eksternal, seperti kesenjangan sosial serta pengaruh luar yang dapat memengaruhi kita untuk mengikuti aliran radikal," jelasnya.

Tito menambahkan pertemuan tersebut juga dijadikan ajang klarifikasi atas pidatonya yang menyinggung ormas Islam selain NU dan Muhammadiyah.

"Saya klarifikasi dan menyampaikan kronologinya dan alhamdulillah bisa dipahami. Tidak ada sedikit pun niat untuk tidak membangun hubungan dengan organisasi Islam di luar NU dan Muhammadiyah," jelasnya.

Tito menerangkan pidato tersebut disampaikan dalam acara di pesantren di Serang, Banten, sekitar Februari 2017. Selanjutnya Tito akan memerintahkan semua jajaran Polri untuk membangun hubungan erat terhadap semua ormas.

"Kami sangat berkepentingan dengan ormas mana pun selama satu visi penegakan NKRI dan Pancasila. Jangan sampai ada konflik dan Polri tetap tidak berpihak untuk memenangkan calon ataupun partai dalam pilkada nanti," tegasnya

Mantan Kapolda Papua itu juga telah bertemu dengan Ketua Umum Syarikat Islam Hamdan Zoelva serta Ketua Umum MUI Ma'aruf Amin di rumah dinasnya.

Karopenmas Polri Brigjen Muhammad Iqbal menuturkan komunikasi Kapolri dengan NU dan Muhammadiyah serta ormas Islam lainnya terbangun dengan baik. Karopenmas Polri Brigjen Muhammad Iqbal menuturkan video pidato tersebut sudah diedit sehingga membuat tafsir negatif.(Sru/P-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Kardashian
Berita Lainnya