Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
REVISI UU Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (MD3) hampir rampung. Wakil Ketua Baleg DPR Firman Soebagyo mengatakan penambahan kursi untuk pimpinan DPR masih menjadi rebutan.
Baleg akan meloloskan usulan penambahan pimpinan yang dinilai rasional. "Kalau menurut saya, maksimal dua itu dalam logika berpikir saya dan rasionalnya seperti itu," ujarnya di Gedung DPR, Jakarta, kemarin.
Ia berharap pembahasan mengenai penambahan pimpinan DPR/MPR dapat diselesaikan dengan musyawarah mufakat sehingga penambahan kursi pimpinan tidak dilakukan melalui voting.
"Persoalan seperti itu bisa diselesaikan dengan asas musyawarah mufakat. DPR itu kan paling fleksibel," tegas dia.
Pada perkembangan terakhir, Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Gerindra juga ingin masuk di kursi pimpinan MPR.
Firman mengatakan pihaknya akan meloloskan usulan penambahan pimpinan yang dinilai rasional.
Di tempat berbeda, anggota Baleg DPR dari Fraksi PDIP, Hendrawan Supratikno, mengatakan draf akhir RUU MD3 masih terus disempurnakan.
Begitu selesai, kata dia, akan dibahas oleh Panja Baleg dengan Kemenkum dan HAM.
"Mudah-mudahan minggu depan sudah dibahas di Baleg," imbuhnya.
Ia menambahkan, ada sejumlah poin pokok yang hingga kini masih dibahas bersama, yakni penambahan pimpinan DPR, pimpinan MPR, penerapan asas proporsionalitas, pengisian pimpinan DPR pada 2019 dan peraturan peralihannya.
"Sabar saja, semua sedang dimusyawarahkan. (Usulan) nanti kita kaji dengan jernih. Prinsipnya, kepentingan bersama dan kinerja kelembagaan," pungkasnya.
Sebelumnya, Ketua DPR Bambang Soesatyo mengatakan revisi UU MD3 telah menemui titik terang.
Hal itu disampaikan ketika akan menggelar rapat koordinasi dengan pimpinan fraksi-fraksi membahas isu-isu aktual di masyarakat, terutama yang terkait dengan kedewanan di Gedung MPR/DPR/DPD, Jakarta, Selasa (30/1) lalu.
"Revisi UU MD3 semakin menemui titik terang. Ada beberapa hal yang perlu dikomunikasikan. Insya Allah semuanya berjalan lancar," tegasnya.
Pertemuan itu dihadiri pimpinan DPR lainnya, seperti Fadli Zon, Fahri Hamzah, Agus Hermanto, dan Taufik Kurniawan.
Itu merupakan pertemuan informal kali kedua setelah sebelumnya pernah dilakukan pada Jumat (19/1) lalu.
"Jika seluruh pimpinan fraksi kompak, anggota DPR juga akan kompak. DPR bisa menjadi harmonis dalam melayani masyarakat sesuai tugas dan fungsinya" kata politikus Golkar itu.(Nov/P-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved