Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BAKAL calon Gubernur Sulawesi Selatan Ichsan Yasin Limpo, kemarin, sekitar pukul 08.00 Wita, memenuhi panggilan Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu) Sulsel. Ia menjalani pemeriksaan karena ada laporan ke Bawaslu bahwa Ichsan memakai ijazah palsu.
"Jadi ada informasi bahwa ada dugaan ketidakbenaran dokumen yang disetor bakal calon kepala daerah tersebut ke KPU Sulsel. Kami hanya punya waktu tersisa dua hari untuk menangani kasus itu. Maka segera dilakukan penyelidikan," urai komisioner Bawaslu Sulsel, Azry Yusuf.
Ichsan yang merupakan adik kandung Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo datang ke Kantor Bawaslu Sulsel dengan didampingi kuasa hukumnya, Yasser S Wahab. Mereka bergegas masuk ke ruangan Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu) dan menjalani pemeriksaan selama sekitar 2 jam.
Seusai pemeriksaan, Ichsan yang maju di pilgub Sulsel lewat jalur perseorangan itu enggan memberi keterangan. Ia langsung meninggalkan Kantor Bawaslu Sulsel yang terletak di Jalan AP Pettarani, Makassar.
Kuasa hukum Ichsan, Yasser S Wahab, mengatakan kliennya masih harus menyu-sulkan dokumen ijazah yang dipersoalkan.
"Iya ini kami hanya membawa dokumen akta kelahiran dan surat keterangan sehingga dokumen lainnya yang diminta nanti menyusul secepatnya."
Kasus ijazah palsu Ichsan sebenarnya sudah bergulir sejak 2010. Bahkan, Polda Sulsel pada September 2010 menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam dugaan pemalsuan ijazah yang digunakan Ichsan mendaftar sebagai Bupati Gowa periode kedua.
Akibat mencuatnya kasus ijazah palsu yang tidak diverifikasi KPU Gowa kala itu, lima anggota KPU Gowa sempat menjalani sidang etik di KPU Sulsel. Mereka dikenai sanksi berbeda-beda, dari skors enam bulan hingga pemecatan.(LN/P-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved