Ribuan Jejak Kepresidenan Dihimpun di ANRI

Rudy Polycarpus
30/1/2018 02:22
Ribuan Jejak Kepresidenan Dihimpun di ANRI
(Ist)

ARSIP Nasional Republik Indonesia (ANRI) bekerja sama dengan Kementerian Sekretaris Negara mengumpulkan seluruh arsip bersejarah terkait kepresidenan.

Arsip bersejarah dikumpulkan mulai dari masa kepemimpinan Presiden Soekarno hingga Presiden Joko Widodo.

Arsip kepresidenan yang diserahkan Setneg kepada ANRI, antara lain dokumen kenegaraan, foto kegiatan Presiden RI sejak 1954 hingga 2014, serta buku tamu kenegaraan sejak 1982 hingga 1992. Juga arsip Kabinet Republik Indonesia Serikat (RIS) Hatta sampai dengan Kabinet Ampera Yang Disempurnakan atau Dewan Menteri sejak 1949 hingga 1968, serta arsip dibentuknya Gerakan Non Blok dan ASEAN pada 1967 hingga 1968. Total ada 3.914 arsip yang berhasil dihimpun.

Kepala ANRI Mustari Irawan mengatakan, penyerahan arsip kepresidenan kepada ANRI ini merupakan amanah yang tertuang dalam UU Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan.

Ia berharap semua kementerian dan lembaga bisa berperan aktif menyerahkan arsip penting ke ANRI. "Kami juga sedang mencoba mengusulkan tahun ini agar arsip-arsip Soekarno bisa memperoleh memory of world dari UNESCO," ujarnya ketika penyerahan arsip kepresidenan di Gedung Utama Kantor Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Senin (29/1).

Sedangkan Pratikno berharap koleksi arsip kepresidenan sarat sejarah ini menunjukkan peran serta Indonesia di dunia internasional demi mewujudkan kedamaian, keamanan dan ketertiban dunia.

"Pengarsipan ini penting dari hulu hingga ke hilir. Bagaimana kita mengamankan arsip, menyimpannya dengan baik, kemudian menata, mengonsoldasikannya untuk dijadikan arsip nasional," tandasnya. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eko Suprihatno
Berita Lainnya