Kahar Ingin Dinginkan Hubungan Komisi III-KPK

Nov/P-3
25/1/2018 12:11
Kahar Ingin Dinginkan Hubungan Komisi III-KPK
(MI/Susanto)

KETUA Komisi III DPR yang baru, Kahar Muzakir, ingin memperbaiki hubungan komisi yang dipimpinnya dengan Komisi Pemberantasan Korupsi sehingga kemitraan ke depan berlangsung lebih dingin. "Kita buat dingin hubungan Komisi III dan KPK, tidak perlu panas, tidak ada gunanya bagi masyarakat," katanya di kompleks parlemen, Jakarta, kemarin.

Pengganti Bambang Soesatyo itu berjanji memperbaiki semua hubungan dengan institusi yang menjadi mitra kerja Komisi III sehingga kerja sama bisa berjalan dengan lancar dan tidak menimbulkan ketegangan.

Selain itu, dia membantah bahwa dirinya ditunjuk Fraksi Golkar sebagai Ketua Komisi III sebagai bentuk mengamankan kasus yang menjerat mantan Ketua Umum Golkar Setya Novanto. "Saya tidak bisa membayangkan bisa mengamankan kasus itu, bagaimana caranya pun saya tidak tahu," ujarnya.

Kahar menjelaskan semuanya harus berjalan sesuai aturan yang berlaku karena Indonesia merupakan negara hukum dan menegakkan fungsi legislasi, pengawasan, dan anggaran.

Penggantian itu dilakukan setelah Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto menunjuk Bambang Soesatyo sebagai Ketua DPR menggantikan Setya Novanto yang kini menjadi terdakwa perkara korupsi KTP elektronik.

Seusai serah terima jabatan Ketua Komisi III, Bambang Soesatyo menyatakan yakin Kahar dapat memimpin komisi yang membidangi hukum, HAM, perundangan itu. Setelah itu, Kahar langsung memaparkan visi misinya. Ia menyampaikan akan meningkatkan sejumlah hal untuk mengoptimalkan tugas dan fungsi Komisi III ke depan.

"Sebetulnya saya mendapat warisan. Jadi, visi dan misi tidak jauh berbeda. Karena kolektif kolegial, kami akan menampung semua aspirasi," ujarnya.

Penunjukan Kahar tidak mengubah komposisi pimpinan Komisi III lainnya, yang terdiri atas Trimedya Pandjaitan, Benny K Harman, Mulfachri, dan Desmond J Mahesa. Khusus untuk Benny, Bambang menyebut masa tugasnya hingga 12 Februari 2018 karena dia telah resmi mencalonkan diri sebagai cagub NTT di pilkada tahun ini. Posisi Benny di Komisi III akan digantikan oleh anggota Fraksi Demokrat Didi Irawadi Syamsuddin.

Sebelumnya, Kahar menjabat sebagai Ketua Badan Anggaran DPR yang saat ini ditempati Aziz Syamsuddin. Ia juga pernah ditugaskan fraksi di Komisi X DPR.(Nov/P-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Kardashian
Berita Lainnya