Uu Diminta Sambangi 11 Ribu Pesantren

Pol/DG/UL/AD/P-4
25/1/2018 10:39
Uu Diminta Sambangi 11 Ribu Pesantren
(KPU)

BAKAL calon Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menjalankan ibadah umrah sebelum mengikuti Pilkada 2018. Sebelum pergi, ia meminta bakal calon Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum tetap bersemangat dalam bertugas.

Salah satu tugas yang diemban Uu ialah berkomunikasi dengan seluruh ulama se-Jawa Barat dan menyambangi 11 ribu pesantren. "Dia telah memberikan pesan agar tetap melakukan komunikasi dan jangan terhenti," kata Uu di Tasikmalaya, kemarin.

Kang Emil, sambung Uu, juga meminta dirinya tetap bergerak termasuk membangun komunikasi dengan partai pengusung mulai dari NasDem, PKB, PPP, dan Hanura agar perolehan suara Ridwan-Uu (Rindu) saat hari pencoblosan bertambah besar.

Di sisi lain, pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu (Asyik) yakin bisa meraih suara 35%-40% pada pilkada Jawa Barat. Perolehan suara terbanyak diharapkan datang dari wilayah pantai utara Jawa (pantura). "Apalagi, saya satu-satunya kandidat dari pantura," ujar Syaikhu di Cirebon, kemarin.

Syaikhu juga yakin mesin partai, baik Gerindra, PKS, dan PAN, bekerja maksimal untuk memperkenalkan duet Asyik. "Saya yakin kader dan simpatisan dari partai masing-masing juga akan turut melakukan sosialisasi," ungkap dia.

Dari Cimahi, Sudrajat yakin bisa mendapat dukungan dari sejumlah purnawirawan TNI, khususnya yang masih tinggal di Cimahi. Dukungan dari rekan TNI menjadi modal penting buatnya dalam berkompetisi menuju orang nomor satu di Jawa Barat.

"Saya pensiun di sini (Cimahi), jadi optimistis bisa mendapat suara tertinggi yang merupakan daerah militer," kata mantan Kapuspen TNI itu.

Hal senada juga dilontarkan bakal calon gubernur yang diusung PDIP, TB Hasanuddin, saat bertemu dengan simpatisan PDIP Kota Cimahi pada Minggu (21/1) lalu. "Saya pernah bertugas di Cimahi. Mantan anggota saya sampai ribuan orang di sini, termasuk istri-istri mereka," ujar Hasanuddin.

Sementara itu, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko meminta jangan ada pihak luar yang mencoba menggoda militer ikut berpolitik praktis. "TNI harus netral," tegas mantan Panglima TNI itu.(Pol/DG/UL/AD/P-4)

#PILKADA



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Kardashian
Berita Lainnya