Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBANGUNAN dan perubahan yang dilakukan pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla selama tiga tahun ini sudah dirasakan hasilnya. Mereka yang tidak mengakuinya kerap membuat hoaks sehingga menimbulkan ketidaknyamanan dan keresahan di masyarakat.
Demikian benang merah Seminar Nasional Ikatan Pemuda Alumni Lemhannas di Ruang Teater Graha Pemuda, Kementerian Pemuda dan Olahraga, kemarin. Hadir sebagai pembicara ialah Staf Khusus Presiden Diaz Hendropriyono, Wali Kota Solok (Sumbar) Zul Elfian, dan Bupati Waykanan Lampung 2010-2015 Bustami Zainudin.
Dikatakan Diaz, pihak luar negeri banyak yang mengakui perubahan dan pembangunan yang dilakukan pemerintah selama tiga tahun terakhir. Hal tersebut di antaranya terlihat dalam pemberian nilai layak investasi dari tiga badan rating, yakni Moody's, Fitch, dan S&P.
Mereka sepakat Indonesia mengalami peningkatan indeks daya saing global dari 41 menjadi 36, dan peningkatan indeks kemudahan berusaha dari 106 menjadi 72.
Sebaliknya di dalam negeri, justru ada yang tidak mengakuinya dan membuat hoaks. Saat ini, lanjut Diaz, hoaks tersebut mungkin bisa ditangkis. Namun, ia melihat ada potensi berbahaya jika hal tersebut terus berlangsung hingga masa kampanye Pilpres 2019.
"Seperti halnya dengan kebijakan BBM satu harga. Presiden menegaskan bahwa kebijakan itu merupakan upaya perwujudan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, bukan masalah komersial semata. Jadi ada saja yang membuat hoaks soal tersebut," kata Diaz.
Hoaks pernah menyebabkan seseorang di Amerika Serikat melepaskan tembakan di sebuah restoran piza. Pasalnya, sang penembak termakan kabar palsu bahwa ada praktik perbudakan anak yang dilakukan di lokasi yang terkait dengan calon presiden Hillary Clinton tersebut.
Di kesempatan yang sama, Wali Kota Solok Zul Elfian mengakui bahwa infrastruktur bukan satu-satunya konsentrasi Presiden Joko Widodo. Jokowi, kata Zul Elfian, memastikan aparat penegak hukum bersinergi dengan kepala daerah untuk memajukan daerah dengan berbagai inovasi.
"Kami bisa inovasi karena ada komitmen dari Presiden," ujarnya.
Sementara itu, Bupati Waykanan Lampung 2010-2015 Bustami Zainudin mengatakan Presiden Jokowi menjadi simbol harapan bahwa siapa pun dapat menjadi apa pun. Pendidikan menjadi modal penting agar masyarakat setempat dapat menikmati manfaat investasi di daerahnya. Tanpa jadi tenaga kerja yang terdidik, masyarakat akan kesulitan memanfaatkan investasi dan pembukaan lapangan kerja baru.(Ssr/P-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved