TNI-Polri Bersinergi Kawal Pemilu

Pol/Gol/Sru/X-10
24/1/2018 08:30
TNI-Polri Bersinergi Kawal Pemilu
(PRESIDENTIAL PALACE/AGUS SUPARTO)

PRESIDEN Joko Widodo mengingatkan agar jajaran TNI dan Polri tetap kompak dari pucuk pimpinan hingga akar rumput sehingga bisa bersinergi dengan baik dalam mengamankan penyelenggaraan Pilkada 2018 dan Pemilu 2019.

Saat membuka Rapat Pimpinan TNI dan Polri 2018 di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, kemarin, Presiden Jokowi juga menegaskan agar jajaran TNI dan Polri harus tetap bersikap netral menjaga keamanan penyelenggaraan pemilu.

Pada kesempatan itu, Presiden meng-apresiasi keberhasilan penyelengaraan pemilu dan pilkada tahun-tahun sebelumnya. Ia berharap Pilkada 2018 serta Pemilu 2019 bisa berjalan mulus dan lancar.

"Kita patut berbangga bahwa kita sebagai bangsa Indonesia berhasil menyelenggarakan beberapa kali pemilu, baik pemilu legislatif, pemilu presiden, dan pemilihan kepala daerah secara demokratis, damai, aman, dan tertib. Artinya, masyarakat kita semakin dewasa, semakin matang dalam berdemokrasi dan berpolitik," tegasnya.

Presiden juga meminta TNI-Polri untuk memetakan potensi konflik dari sejumlah daerah yang melaksanakan Pilkada 2018 sebagai upaya antisipasi terjadinya konflik pilkada.

"Petakan potensi konflik dari 171 wilayah, daerah mana saja yang kira-kira rawan, lalu petakan tingkat kerawanannya."

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan daerah yang diprediksi rawan kericuhan dalam pelaksanaan Pilkada 2018, di antaranya Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, Papua, Jawa Barat, dan Jawa Timur. Tito telah menyiapkan beberapa strategi pengamanan daerah rawan tersebut, termasuk menggeser pasukan pengaman dari daerah yang rawan. Peta kerawanan tersebut akan diperbarui seusai penetapan pasangan calon pada 12 Februari 2018.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengharapkan, Rapim TNI-Polri ini akan menghasilkan berbagai pemikiran cerdas dan keputusan yang bernilai strategis dalam rangka efektivitas pelaksanaan tugas pokok TNI-Polri ke depan di tahun politik 2018 dan 2019. "Di samping itu juga mendukung suksesnya penyelenggaraan Asian Games XVIII tahun 2018 yang diikuti 54 negara di Jakarta dan Palembang," ujarnya.

Selain Presiden Jokowi, sejumlah pejabat tinggi yang dijadwalkan turut memberikan pembekalan materi kepada para peserta rapim di antaranya Wapres Jusuf Kalla, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, dan Menko Polhukam Wiranto. Rapim TNI dan Polri 2018 yang digelar hingga Kamis (25/1) itu diikuti 359 perwira tinggi yang terdiri atas 180 perwira tinggi TNI dan 179 perwira tinggi Polri.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Kardashian
Berita Lainnya