Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BAKAL calon Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat dinobatkan sebagai 'saudara' dalam prosesi adat di Kampung Kiku Prailiu, Kelurahan Prailiu, Kecamatan Kambera, Sumba Timur, kemarin.
Kampung Kiku Prailiu merupakan wilayah eks Kerajaan Prailiu yang meliputi Kambata, Pambuatanjara, dan Kiku Prailiu.
Viktor bersama rombongan tiba sekitar pukul 08.00 Wita dan disambut sapaan adat empat tokoh yang bertugas sebagai penyambut tamu.
Sebagai tanda diterima menjadi saudara, Viktor kemudian diberi pakaian adat kebesaran orang Sumba.
"Kami bangga dan senang Viktor mau hadir di tengah-tengah kami dan menjadi saudara," kata Tuan Kampung Kiku Prailiu, Tamu Umbu Pingi Ai.
Menurut Tamu Umbu, keluarga besar bekas Kerajaan Prailiu merasa senang dan terhormat atas kedatangan Viktor Laiskodat.
Tokoh adat Kampung Prailiu, Adrianus Kalawi, berharap Viktor yang merupakan politikus NasDem dapat membawa NTT menjadi setara dengan daerah-daerah lain.
"Relasi politik dan sosial Viktor pada level nasional dan internasional menjadi garansi untuk mewujudkan NTT yang lebih maju dan sejahtera. Kami akan mendukung Viktor-Josef dalam pilgub NTT," tegas Adrianus.
Pasangan Viktor-Josef juga diyakini bakal bekerja keras untuk kepentingan masyarakat NTT, termasuk Sumba.
"Kami mengenal Viktor sebagai orang yang berintegritas tinggi, serta waktu, pikiran, dan tenaganya dicurahkan untuk kepentingan rakyat," ujarnya.
Kampanye hitam
Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Nusa Tenggara Timur (NTT) Thomas Djawa mengatakan pihaknya menelusuri dugaan kampanye hitam yang diduga dilakukan kelompok masyarakat bernama Relawan Gerbang Kebangkitan (RGK) dengan mendiskreditkan Viktor-Josef.
Saat ini beredar selebaran bahwa anggota tim relawan Viktor-Josef mendapat bayaran Rp300 ribu jika berhasil merekrut 100 anggota baru.
"Kita lakukan klarifikasi untuk lihat pelanggarannya seperti apa. Selebaran ini menjadi temuan Bawaslu dari publikasi di media," kata Thomas Djawa di Kupang, kemarin.
Sekretaris Umum Tim Pemenangan Viktor-Josef, Honing Sany, mengatakan tim pemenangan pasangan itu tidak pernah mengeluarkan formulir perekrutan tim relawan serta tidak ada anjuran menjatuhkan bakal calon gubernur lain melalui kampanye hitam.
"Viktor-Josef mengedepankan sopan santun dalam berkampanye dan berpolitik," ujarnya.
Honing menganjurkan masyarakat yang menerima formulir tersebut segera melapor ke polisi agar proses hukum bisa berjalan.
Di sisi lain, Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur yang juga Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Lembata serta Wakil Bupati Lembata Thomas Ola Langoday yang menjabat sebagai Ketua Dewan Pakar Partai NasDem Provinsi NTT menjanjikan kemenangan Viktor-Josef di Lembata 80%.
"Sebagai Ketua DPD II Partai Golkar tentu saya punya calon maju di pemilihan gubernur, sehingga ini pertarungan harga diri sebagai pemimpin partai. Saya targetkan Viktor-Josef menang 80%, bahkan harus 100% di Lembata," kata Sunur.(PT/P-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved