Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEJAKSAAN Agung berupaya membangun sarana hubungan masyarakat melalui program dialog interaktif Jaksa Menyapa. Dengan sarana tersebut, masyarakat diharapkan bisa lebih mengenal dan memahami kinerja kejaksaan, khususnya terkait pelayanan bagi masyarakat untuk memeroleh keadilan.
Jaksa Agung HM Prasetyo mengemukakan hal itu di pengukuhan kerja sama program Jaksa Menyapa antara Kejaksaan Agung dan Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI). Pengukuhan itu diwujudkan dalam penandatanganan nota kesepahaman antara para kepala kejaksaan tinggi dan seluruh kepala stasiun RRI di Tanah Air, di Kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta, kemarin.
"Hal ini bagi pemerintah dan kejaksaan akan memberi manfaat dalam upaya memperoleh kepercayaan, serta mengangkat citra sebagai institusi penegak hukum yang mendapatkan tempat di hati masyarakat," ujar Prasetyo.
Menurut Jaksa Agung, program Jaksa Menyapa yang didukung oleh jaringan RRI berskala nasional yang menjangkau masyarakat hingga daerah terpencil, diharapkan dapat memberikan pencerahan dan pendidikan guna menumbuhkan kesadaran hukum secara lebih luas dan mudah. Pada akhirnya masyarakat bersedia mendukung kebijakan penegakan hukum yang baik, benar, dan memberi manfaat bagi semuanya.
Tata cara siaran program Jaksa Menyapa yang kelak dikemas secara santai dan diselingi hiburan menarik, terang Prasetyo, diharapkan dapat menghapus gambaran resmi yang kaku dan menakutkan. Maklum, kondisi tersebut seringkali menimbulkan kekhawatiran dan keengganan masyarakat untuk menyampaikan permasalahan hukum yang sedang dihadapi atau diketahuinya.
Selain itu, program tersebut juga dimaksudkan untuk menghadirkan komunikasi dua arah antara institusi kejaksaan dan masyarakat. Di satu sisi masyarakat memperoleh solusi dan pencerahan terkait permasalahan hukum yang dihadapi. Kemudian, di sisi lain kejaksaan mendapat banyak masukan dan umpan balik.
"Komunikasi yang dibangun seperti ini sudah barang tentu dapat dimanfaatkan juga untuk memaksimalkan penyampaian informasi mengenai pencapaian kinerja kejaksaan yang benar dan tepercaya sehingga masyarakat memeroleh pengetahuan dan perkembangan terkini serta upaya penegakan hukum yang sudah dilakukan," papar Jaksa Agung.
Prinsipnya, masyarakat harus mendapatkan pemahaman dan pemberitaan yang benar dan akurat yang berkaitan dengan layanan dan kinerja penegakan hukum.
Eliminasi hoaks
Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Tony Spontana berharap program itu bisa memberikan pencerahan sadar hukum melalui informasi yang bersifat edukatif, sekaligus untuk mengeleminasi peluang menyebarnya hoaks.
"Yang tidak kalah penting itu bagaimana kita juga akan menyampaikan informasi yang sifatnya informatif. Misalnya, dalam rangka menyambut hari ibu dengan menyampaikan materi yang sesuai dengan tema ini, lalu undang-undang perlindungan anak, kekerasan dalam rumah tangga dan lainnya," tutur Tony.
Inovasi yang lebih jauh pun direncanakan. Kejaksaan Tinggi DIY tengah merancang siaran itu disajikan selain salam bahasa Indonesia juga dalam bahasa Jawa. Materi yang akan disampaikan disusun dalam penuturan yang mudah dimengerti dan dapat diterima oleh masyarakat yang awam sekalipun.(Ant/AU/P-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved