Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Dewan Pembina Partai Hanura Wiranto menghormati kubu Sarifuddin Sudding yang tetap menggelar musyawarah nasional luar biasa (munaslub). Ia pun bersedia mendukung hasil munaslub sepanjang sesuai dengan AD/ART partai dan didukung mayoritas kader.
"Saya menghormati hak politik anggota sebagai pemilik partai. Saya hormati. Apabila perjuangan itu berdasarkan kebenaran ya, tentu akan didukung oleh hukum dan Tuhan Yang Mahakuasa. Kita perjuangkan saja," ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, kemarin.
Munaslub kubu Sudding digelar di Kantor DPP Hanura di Cilangkap, Jakarta, kemarin. Marsekal Madya (Purn) Daryatmo menjadi ketua umum menggantikan Oesman Sapta Odang (OSO) yang telah dipecat. Munaslub itu dihadiri 27 DPD, 401 DPC, serta ormas partai.
Wiranto membenarkan dirinya menitipkan pesan kepada peserta munaslub. Pesan itu kemudian dibacakan oleh Ketua DPP Hanura Dossy Iskandar. Menurutnya, surat itu dibuat untuk menghormati keinginan pemilik partai yang menginginkan perubahan.
"Tatkala ada suatu desakan pemilik partai, ketua DPD-DPC yang mayoritas, tidak ada siapa pun dan hak atau cara apa pun menahan mereka secara undang-undang. Yang punya kok ingin kan suatu perubahan," kata Wiranto soal pesan tersebut.
Pendiri Partai Hanura itu sebelumnya mengirimkan sinyal tetap mendukung kepemimpinan OSO. Dukungan disampaikan Wiranto seusai bertemu dengan OSO di Istana, Rabu (17/1).
Saat ditanya mengenai sikap awal tersebut, Wiranto berjanji mengomunikasikan dengan kubu Sudding dan OSO. "Saya baru rapat dengan Presiden, belum juga bertemu (kedua kubu). Mendengar itu dari berita, ya. Saya perlu bertemu dulu baru bisa menjawab, kan," pungkasnya.
Cari solusi
Dewan Penasihat Hanura Khairuddin Ismail mengatakan Hanura perlu mencari solusi secara konstitusional guna mengatasi persoalan di internal partai. "Munaslub ini ialah solusi yang konstitusional," katanya saat membuka munaslub.
Khairuddin mengaku sudah satu tahun tidak aktif di partai karena tidak ada yang perlu dinasihati. "Hari ini saya hadir dan mendapat amanah untuk membuka munaslub karena ada yang perlu dinasihati," imbuhnya.
Di acara penutupan, pimpinan sidang munaslub, Rufinus Hutauruk, mengatakan Hanura harus kompak untuk dapat mengusung calon presiden pada Pemilu 2019.
"Pada forum munaslub ini Hanura menegaskan kembali sikap politiknya yang sudah diputuskan pada rakernas sebelumnya, yakni mendukung Pak Jokowi sebagai calon presiden pada Pemilu serentak 2019," tegasnya.
Hal itu diamini Ketua Umum Hanura terpilih Marsekal Madya (Purn) Daryatmo. "Jangan lagi ada yang saling menyalahkan dan melemahkan yang lain," kata Daryatmo.
Sekjen Hanura Syarifuddin Suding menambahkan surat keputusan hasil Munaslub Cilangkap akan segera dikirimkan ke Kemenkum dan HAM guna mendapat pengesahan.
Wakil Ketua Umum Hanura Gede Pasek dari Kubu OSO beranggapan kepengurusan Daryatmo tidak sah. "Kegiatan tanpa sepengetahuan dan izin DPP ialah bukan kegiatan yang sah," ujarnya di Hotel Manhattan, Kuningan, Jakarta.(Dro/Gol/P-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved