Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISIONER Bawaslu Fritz Edward Siregar meminta La Nyalla Mattalitti kooperatif dan memenuhi undangan Bawaslu untuk diperiksa. Kehadirannya dibutuhkan guna mengungkap kasus dugaan permintaan mahar politik oleh Partai Gerindra.
"Senin lalu sudah kita panggil, tapi yang bersangkutan berhalangan. Kami mengirimkan pemanggilan kedua untuk klarifikasi, hari ini (kemarin) pukul 13.00 WIB di Surabaya, tapi dia juga tidak datang," kata Fritz di Media Center Bawaslu, Jakarta, kemarin.
Jika La Nyalla tidak hadir, menurut Fritz, bukan berarti kasus tersebut ditutup. Bawaslu tetap menggelar investigasi lanjutan dan mengumpulkan bukti-bukti dugaan permintaan mahar oleh Gerindra kepada La Nyalla.
"Bawaslu punya kewenangan untuk investigasi. Dari bukti-bukti yang dikumpulkan nanti Bawaslu membuat kajian yang akan diserahkan ke Sentra Gakkumdu. Kalau diterima (kajiannya), nanti baru pengadilan yang menentukan apakah benar ada tindakan pidana atau tidak," jelasnya
Komisioner Bawaslu Jawa Timur Aang Kunaifi menyatakan karena sudah dua kali La Nyalla tidak hadir, pihaknya akan menggelar rapat untuk membicarakan kelanjutan kasus itu. "Karena La Nyalla sudah dua kali tidak datang, Bawaslu akan berbicara dengan komisioner lain soal kelanjutan masalah ini," ujar Aang.
Selain itu, pihaknya akan berkonsultasi dengan Bawaslu Pusat terkait tidak ketidakhadiran La Nyalla. "Malam ini (tadi malam) juga kita akan konsultasikan ke pusat, langkah apa yang harus ditempuh."
Sebelumnya, pada panggilan pertama, Senin (15/1), La Nyalla mengirim utusan untuk menyampaikan surat ke Bawaslu Jatim di Surabaya. "Saya datang ke Bawaslu hanya untuk menyampaikan surat pemberitahuan," ujar Direktur Eksekutif Kadin Jatim, Heru Pramono.
Ia mengaku diminta mewakili menghadiri undangan Bawaaslu Jatim sebab La Nyalla masih di luar kota.(Deo/FL/P-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved