Wacana Munaslub Partai Hanura Pupus

Rudy Polycarpus
17/1/2018 21:15
Wacana Munaslub Partai Hanura Pupus
(Ist)

KETUA Dewan Pembina Partai Hanura Wiranto menegaskan tak ada rencana menggelar musyawarah nasional luar biasa (munaslub) untuk menyelesaikan konflik di internal.

Menurut Wiranto, ketegangan di internal Hanura hanya kesalahpahaman. Ia pun menegaskan tak ada aksi pecat memecat antar kader, termasuk wacana munaslub.

"Tidak ada (pecat memecat), kami akan lakukan evaluasi. Tidak ada itu istilah munaslub. Ini kesalahpahaman sedikit," tegas Wiranto ketika memberikan pernyataan bersama Ketua Umum Hanura Oesman Sapta Odang, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (17/1).

Wiranto menuturkan telah berbicara dengan kedua kubu yang bertikai dan sepakat melakukan introspeksi diri. "Kami tetap lakukan usaha untuk kompak karena ini Partai Hanura," ujar Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan itu.

Sementara itu, Oesman Sapta menegaskan munaslub tidak mungkin terjadi. Alasannya, ia menjadi ketua umum lantaran perintah dari Wiranto. Ia merasa menjalankan tugas yang diperintahkan Wiranto.

"Orang coba pecah belah saya dengan Wiranto, enggak mungkin. Karena saya menjalankan tugas yang diperintahkan Wiranto. Jadi menertibkan, ada kekurangan saya luruskan. Tadinya saya perkiraan ada (verifikasi faktual), tapi sekarang tidak ada. Tentu akan melegakan semua partai," ujarnya.

Sebelumnya, kubu Hanura 'Ambhara' yang memecat Oesman Sapta sebagai ketua umum menyebut Wiranto sudah merestui digelar munaslub. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eko Suprihatno
Berita Lainnya