Wapres Harap DPR Lebih Produktif

Ant/P-1
17/1/2018 12:03
Wapres Harap DPR Lebih Produktif
(MI/Ramdani)

WAKIL Presiden Jusuf Kalla berharap kinerja Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menjadi lebih produktif di bawah pimpinan Bambang Soesatyo. Misalnya, dalam hal menghasilkan undang-undang.

"Supaya menjadikan DPR lebih produktif, katakanlah undang-undang itu jangan setahun hanya enam, sehingga DPR itu lebih betul-betul menjadi badan legislatif yang baik. Tugas Bambang Soesatyo itu," kata Wapres Jusuf Kalla di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, kemarin.

JK juga berharap Bambang Soesatyo dapat memimpin DPR lebih baik supaya masyarakat dapat meletakkan kepercayaan kepada dewan perwakilan tersebut.

"Mengelola DPR itu sehingga DPR dapat dipercaya masyarakat, meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada DPR, juga mengefisienkan anggaran," lanjut Kalla.

Bambang Soesatyo ditunjuk sebagai Ketua DPR yang baru menggantikan Setya Novanto. Pada pelantikannya Senin (15/1), Bambang mengatakan akan memperkuat tiga fungsi DPR dalam kepemimpinannya, yakni fungsi legislasi, pengawasan, dan anggaran.

Dia menegaskan ketiga fungsi itu harus berjalan seiring dan saling mendukung, termasuk penguatan terhadap tugas, fungsi, dan kewenangan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD). Bambang menyebut MKD sebagai benteng kehormatan tidak saja bagi para anggota, tetapi juga kepada DPR sebagai institusi lembaga tinggi negara.

Ketua MPR Zulkifli Hasan meminta DPR di bawah kepemimpinan Bambang Soesatyo membenahi kinerja lembaga tersebut dan jangan sampai tersandera isu-isu yang tidak sejalan dengan kepentingan publik.

"Saya mengajak kepemimpinan Pak Bambang ini agar DPR berbenah, bisa mencerminkan wakil rakyat, dan bisa memperjuangkan aspirasi rakyat," ujar Zulkifli di kompleks parlemen, Jakarta, kemarin.

Zulkifli menekankan masa tugas DPR periode 2014-2019 tidak lama lagi sehingga jangan sampai ada lagi silang sengketa terkait dengan pimpinan DPR dan DPR kembali fokus kerja. Menurut Zulkifli, diperlukan pembenahan internal DPR, termasuk dalam hal pengawasan dan pengelolaan anggaran. "Jangan ada lagi yang main main anggaran. Sebaliknya, DPR harus bisa menyampaikan aspirasi masyarakat," papar Zulkifli.(Ant/P-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Kardashian
Berita Lainnya