Hendropriyono Jurkam di Jatim

Faisol Taselan
17/1/2018 08:40
Hendropriyono Jurkam di Jatim
(MI/Arya Manggala)

KETUA Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) AM Hendropriyono akan menjadi juru kampaye (jurkam) untuk pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak di pilkada Jawa Timur.

Ketua DPP PKPI Jatim Hadiatmoko mengatakan partainya serius menyatakan dukungan untuk memenangkan pasangan tersebut. "Itu membuktikan kami secara resmi mendukung pasangan Khofifah-Emil," ujar Hadi di Surabaya, kemarin.

Hadiatmoko mengatakan partainya memiliki 220 ribu kader yang tersebar di 38 kabupaten dan kota di Jatim. Mereka terdata dan memiliki bukti kartu tanda anggota (KTA) PKPI.

Selain itu, PKPI fokus memenangkan Syafiin yang maju sebagai calon Bupati Jombang. Syafiin didukung koalisi PDI Perjuangan, Hanura, dan PKPI. Hadiatmoko menargetkan partainya menjadi lebih besar di Jatim, sehingga PKPI dapat melaju ke pemilu 2019. Bukan hanya Hendropriyono yang menjadi juru kampanye untuk Khofifah-Emil. Ada Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh, Arumi Bachsin yang tak lain istri Emil, dan Agus Harimurti Yudhoyono.

Pasangan Khofifah-Emil juga mendapat dukungan dari sejumlah partai politik seperti Demokrat (13 kursi), Golkar (11 kursi), NasDem (4 kursi), PPP (5 kursi), dan Hanura (2 kursi). Jumlah itu lebih dari 20 kursi syarat minimal untuk mengusung kandidat di Pilgub Jatim.

Pasangan Khofifah-Emil bakal bersaing ketat melawan pasangan Saifullah Yusuf alias Gus Ipul-Puti Guntur Soekarno. Pasangan ini telah resmi diusung dan didukung dua partai pemenang di Jatim, yaitu PKB (20 kursi)-PDIP (19 kursi), Gerindra (13 kursi), PKS (6 kursi).

Visi misi

Saat ini Khofifah-Emil sedang menajamkan breakdown program visi misi, yang disebutnya sebagai navigasi program.

''Karena program visi misi itu harus lebih membumi, menjawab kebutuhan, dan mencapai progresivitas masyarakat Jatim (14/1)," katanya. Untuk itu, dia menggandeng berbagai pakar atau ahli di setiap bidang untuk menavigasi berbagai programnya. Semisal untuk menajamkan vokasi lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) supaya selaras dengan kebutuhan dunia kerja.

Untuk itu Khofifah perlu bertemu beberapa kenalannya yang telah berpengalam-an membangun channel magang di dalam maupun luar negeri.

Begitu juga untuk lebih menajamkan pelayanan kesehatan rumah sakit di Jawa Timur sebagai top referal dari layanan masyarakat Indonesia Timur, Khofifah akan mengumpulkan para ahli di bidangnya untuk menyiapkan aparat medik agar siap mendedikasikan dirinya dari sekadar melayani masyarakat Jatim.

"Itulah yang kami sebut sebagai navigasi program. Di pemberdayaan usaha kecil dan menengah (UKM) juga begitu, perlu masukan dari banyak pakar agar produk-produk UKM kita bisa lebih tahan lama di pasaran," katanya.

Pengamat politik asal Unair Haryadi menilai dinamika kontestasi pilkada Jatim diwarnai hentakan-hentakan politik yang tak pernah dibayangkan sebelumnya. "Seperti saat Saifullah Yusuf yang menjabat Wagub Jatim dua periode, terkesan kuat akan mendapat tongkat estafet dari Soekarwo," ucapnya.

Hentakan lainnya, saat Gus Ipul bersama Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siraj menjadi inisiator yang berperan paling utama dalam meyakinkan pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla untuk menetapkan 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila.

"Proses inilah yang menyambungbatinkan kembali antara Gus Ipul dan Megawati,'' ujar Haryadi. (Ant/P-2)

#PILKADA



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Kardashian
Berita Lainnya