Khofifah Himpun Aliansi Dukungan

AB/Ant/P-1
15/1/2018 08:21
Khofifah Himpun Aliansi Dukungan
(MI/ABDUS SYUKUR)

BAKAL calon gubernur Khofifah Indar Parawansa menggalakkan sosialisasi pencalonan dirinya yang berpasangan dengan Emil Elistianto Dardak untuk Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2018.

Menurut Khofifah, masyarakat memang sudah mengenal dirinya, tetapi belum tentu masyarakat mengetahui ia ikut dalam kontestasi penca-lonan Gubernur Jatim.

"Kalau mereka sudah tahu itu, mereka akan membangun aliansinya untuk bersama-sama mendukung di pilkada Jatim," imbuh Khofifah saat bersilaturahim ke Pondok Pesantren Singa Putih Munfaridin di Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (13/1) malam.

Khofifah mengaku telah berbagi tugas dengan Emil dalam melakukan konsolidasi, koordinasi, ataupun silaturahim. Dalam waktu sehari mereka bisa mendatangi empat daerah di Jawa Timur.

Dukungan Partai NasDem, Golkar, Demokrat, PPP, serta Hanura, dengan mesin-mesin partai turut memegang peranan kunci dalam pemenangan. Khofifah menyebut parpol pengusung dirinya bersama Emil itu sangat solid.

Silaturahim di Pondok Pesantren Singa Putih Munfaridin dihadiri ribuan warga. Dalam kesempatan itu pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah KH Asep Saifuddin Chali menyampaikan bahwa memilih pemimpin yang tepat adalah bagian dari ibadah.

"Saya mengamati cukup lama, akhlaknya sangat bagus. Pidato-pidato yang disampaikan Khofifah sangat berisi, berbobot, dan penuh dengan gagasan yang bisa berkelanjutan jika dibandingkan dengan calon lainnya yang banyak bergurau," papar Asep.

Khofifah menyiapkan berbagai formula dan program pembangunan Jatim lima tahun ke depan. Di antaranya, pembangunan perempuan, baik bidang pendidikan, kesehatan, maupun ekonomi.

Di kesempatan terpisah, Wakil Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mempromosikan pasangan bakal calon Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Puti Guntur Soekarno yang diusung PKB, PDIP, Partai Gerindra, dan PKS.

"Orang Jawa meyakini pasangan yang baik itu harus mempertimbangkan bibit, bebet, dan bobot. Gus Ipul-Mbak Puti memenuhi ketiga-tiganya sebagai pasangan pemimpin Jatim," ujarnya.

Arifin menjelaskan 'bibit' yang dimaksud adalah keturunan, yakni Gus Ipul cicit dari salah seorang pendiri NU KH Bisri Syansuri. Adapun Puti cucu Presiden pertama RI Bung Karno dari Guntur Soekarnoputra. "Bebet adalah status sosial atau harkat, serta bobot adalah kompetensi atau kualitas," ucap politikus PDI Perjuangan itu.(AB/Ant/P-1)

#PILKADA



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Kardashian
Berita Lainnya