Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PARTAI Gerindra mengupayakan jalur dialog dan musyawarah mufakat dengan Ketua Kadin Jawa Timur La Nyalla Mahmud Mattalitti
Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria mengatakan, pihaknya akan menempuh jalur musyawarah mufakat jika mantan Ketua Umum PSSI itu mengambil langkah hukum, terkait adanya dugaan politik transaksional dalam pencalonan gubernur Jawa Timur.
"Gerindra selama ini terkait dengan masalah apapun yang ingin mengajukan langkah hukum, kita lakukan silaturahmi, mediasi, lakukan cara-cara dengan musyawarah mufakat. Saya yakin apapun masalah yang ada antara partai dengan kader, masalah-masalahnya bisa kita selesaikan secara musyawarah mufakat," tutur Ahmad Riza saat ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (12/1).
Sebelumnya Gerindra dituding melakukan politik transaksional dengan meminta mahar dalam bentuk uang kepada kandidat calon kepala daerah 2018. Hal itu diungkapkan La Nyalla dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (11/1).
La Nyalla mengatakan bahwa dugaan politik transaksional itu terkait pencalonan dirinya untuk Pilgub Jawa Timur. Ia mengaku diminta Rp40 miliar oleh Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto untuk keperluan membayar saksi Pilgub Jawa Timur.
Riza mengatakan bahwa Partai Gerindra bukan partai yang mengambil keuntungan dari pasangan calon. "Malah sebaliknya, Partai Gerindra termasuk partai yang banyak keluar pembiayaan untuk kepentingan paslon," ucapnya.
Saat ditanyakan apakah Gerindra akan menempuh jalur hukum terkait tudingan yang dilontarkan La Nyalla, Riza mengatakan bahwa pihaknya tidak mau membesarkan masalah tersebut. "Kita tidak pernah mempermasalahkan hal-hal yang tidak perlu kita besar-besarkan," tandasnya.
Riza mengutarakan bahwa pihaknya sudah terbiasa dengan isu-isu yang menimpa partainya tersebut. Karena itu, pihaknya tidak mau merespons secara berlebihan.
"Partai Gerindra sudah biasa dari dulu, ada isu macam-macam. Kita bukannya tidak memikirkan, tapi buat kami dari dulu fokus kerja saja. Kalau ngurusin isu tersebut, habis energi kita," tandasnya. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved