Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD minta KPK lebih berhati-hati hati di tahun politik dan tidak bekerja sendirian. Apalagi tahun ini ialah tahun politik.
'' Ingat di Indonesia kehidupan politik itu sangat mahal, sehingga diperlukan dana yang bersar untuk meraih kemenangan,'' kata Mahfud di Yogyakarta, kemarin.
Menurutnya tahun 2018, tercatat 171 daerah akan melakukan pemilihan kepala daerah, baik gubernur, wali kota maupun bupati. Itu sebabnya Mahfud meminta KPK semakin jeli dan ketat dalam pengawasan penggunaan anggaran.
Terlebih lagi dengan luasan cakupan wilayahnya, KPK tidak bisa lagi bekerja sendiri. Kejaksaan dan Kepolisian haruslah dilibatkan.
''Apalagi di Juni nanti selain pencalonan presiden, juga pendafataran nama-nama yang akan bertarung memperebutkan kursi legislatif. Ini harus diawasi betul.''
Mahfud juga mengingatkan pada 2018 ini dalam bidang hukum ada dua kasus yang akan terus diungkip oleh masyarakat. Pertama kasus penyiraman air keras ke Novel Baswedan dan korupsi KTP-E.
Untuk kasus Novel, Mahfud mengingatkan kepolisian karena penyerangan ini oleh masyarakat sering dikaitkan dengan tugas pemberantasan korupsi, sehingga Novel yang merupakan penyidik KPK dianggap mendapatkan serangan dari koruptor dengan meminjam tangan orang lain.
''Dari segi profesionalitas, saya kira kepolisian tidak akan kesulitan membongkar kasus ini. Dengan pengalaman panjang menanggani berbagai kasus beragam, kasus Novel ini sebenarnya mudah untuk dituntaskan, tinggal niatnya saja,'' jelasnya.
Saat HUT ke-14 KPK (29/12/2017) Wakil Ketua KPK Laode M Syarif mengatakan pada 2017 KPK telah banyak melakukan upaya untuk menyelesaikan kasus KTP-E dan Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). KPK pun menargetkan dua kasus besar itu akan selesai tahun ini.
Syarif menyatakan pihaknya masih prihatin atas kejadian yang menimpa penyidik KPK Novel Baswedan yang diserang dengan menggunakan air keras pada April 2017.
"Kami juga masih prihatin sampai hari ini, Kasatgas KTP-E Novel Baswedan belum sembuh matanya bahkan operasi kedua di mata kiri itu sedang diupayakan terus dan belum bisa sembuh," ucap Syarif saat itu.
Sekjen Wadah Pegawai KPK Aulia Postiera mengucapkan terima kasih kepada seluruh lapidan masyarakat yang selalu memberikan dukungan KPK dalam bekerja.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved