Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMILU 2019 sudah di depan mata. Sosok pendamping Joko Widodo untuk maju dalam kontestasi pilpres pun menjadi pertanyaan karena Jusuf Kalla sangat mungkin tidak maju lagi.
Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Romahurmuziy (Romi) menilai Jokowi dalam Pemilu 2019 akan kembali mendapat stigma lama, sama seperti Pilpres 2014. Pihak yang kontra akan memainkan kembali isu anti-Islam, prokomunis, dan pro-Tiongkok.
Dengan manuver apa pun, Pak Jokowi pasti dilabeli seperti itu, kecuali bila wakilnya menjadi figur antitesa terhadap label tersebut. "Yang paling mungkin, Pak Jokowi menggandeng calon (wapres) dari kalangan agamis (Islam)," kata Romi di Yogyakarta, kemarin.
Sosok dari Nahdlatul Ulama (nahdiyin) atau santri dinilai yang paling tepat karena mayoritas pemeluk Islam di Indonesia ialah nahdliyin. Selain itu, sosok yang dipilih ialah anak muda karena 39% pemilih pada Pemilu 2019 berusia 40 tahun ke bawah. Irama generasi x dan milenial akan mewarnai serentak pertama itu.
"Pilihannya masih sangat bera-gam (sebagai cawapres) dan saya yakin Pak Jokowi akan berbicara dengan pimpinan parpol dengan membawa nama (cawapres) yang tidak diduga-duga," tukasnya.
Di sisi lain, Presiden Jokowi menyambut baik usulan agar Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar menjadi cawapres pada Pilpres 2019. "Bagus (Cak Imin mau jadi cawapres)," ucap Jokowi seusai menjajal kereta ke Bandara Soekarno-Hatta, kemarin.
PKB mengincar kursi wapres dengan mengajukan Cak Imin untuk mendampingi Jokowi pada 2019. Cak Imin dianggap mampu menjembatani alim ulama, kiai, santri dengan Jokowi.
Muhaimin Iskandar ikut mendampingi Presiden saat menjajal Kereta ke Bandara Soekarno-Hatta. Bahkan, keduanya duduk berdampingan di atas kereta.
Saat dimintai konfirmasi, Jokowi mengaku telah janjian dengan Cak Imin untuk menjajal kereta ke Bandara Soetta. "Kemarin saya telepon dengan Cak Imin sudah lama tidak ketemu. Janjian saja besok pagi (kemarin) naik kereta bareng-bareng," jelas mantan Wali Kota Surakarta itu.
Sementara itu, Cak Imin menyatakan perlu restu dari setidaknya tiga forum sebelum dirinya memutuskan untuk menjadi cawapres.
Menurutnya, harus meminta restu kepada Forum Ulama, Forum Musyawarah Pimpinan Nasional PKB, dan Forum Konsultasi dengan Nahdlatul Ulama (NU).
"Jadi saya harus melampaui tiga forum itu. Forum Ulama atau istikharah, Forum Musyawarah Pimpinan Nasional yang seluruhnya dari pimpinan PKB, dan Forum Konsultasi dengan NU. Itu nanti baru akan saya umumkan jika memang akan maju menjadi cawapres," ujarnya.
Dalam perjalanan ke bandara, Cak Imin yang mengenakan kemeja batik selalu berada di samping Jokowi saat memasuki Stasiun Bandara Soetta, saat peresmian dengan penekanan tombol, maupun saat di kereta bandara.
Baru-baru ini sejumlah media memberitakan spekulasi bahwa Cak Imin bakal diusulkan menjadi cawapres pada Pilpres 2019.
Presiden pada peresmian tersebut juga didampingi antara lain Menko Polhukam Wiranto, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, serta Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved