Gus Ipul Pamit Cuti sebagai Wagub

FL/Ant/P-2
03/1/2018 09:36
Gus Ipul Pamit Cuti sebagai Wagub
(ANTARA/Eric Ireng)

WAKIL Gubernur Jatim Saifullah Yusuf pamit untuk cuti dari segala tugas di hadapan aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Provinsi Jawa Timur, kemarin, menyusul pencalonannya sebagai Gubernur Jawa Timur.

Menurut rencana, Gus Ipul panggilan Saifullah Yusuf akan mengajukan izin cuti selama masa kampanye dalam tahapan dan proses Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jatim 2018. Gus Ipul maju di pilkada Jatim setelah diusung PDIP dan PKB.

"Melalui kesempatan ini saya izin pamit untuk cuti selama masa kampanye ke seluruh pegawai. Ini harus dilakukan untuk memenuhi persyaratan sebagai calon gubernur,'' kata Gus Ipul di Surabaya, kemarin.

Sesuai peraturan KPU, bakal calon gubernur dan wakil gubernur petahana wajib mengajukan cuti selama masa kampanye atau setelah ditetapkan sebagai calon gubernur dan wakil gubernur oleh KPU Provinsi Jatim.

Menurut Gus Ipul, saat ini pihaknya sedang mempersiapkan proses pendaftaran bakal calon gubernur ke KPU Provinsi Jatim yang akan dibuka mulai 8 Januari 2018. "Kalau sudah ditetapkan KPU, saya akan mengajukan cuti ke Mendagri melalui gubernur. Namun, ini saya sampaikan sekarang bersamaan dengan apel setelah libur Tahun Baru.''

Dalam kesempatan itu, Gus Ipul mengaku bangga bisa mendam-pingi Gubernur Jatim Soekarwo selama dua periode. "Pakde Karwo orang hebat dan saya banyak belajar dari beliau. Saya bersyukur bisa mendampingi beliau dan terbukti selama hampir sembilan tahun ini Pemprov Jatim sarat prestasi.

''Orang nomor satu di Pemprov Jatim tersebut bahkan mengaku siap memberikan masukan kepada Gus Ipul terkait banyak hal, termasuk apa-apa saja yang nantinya perlu disiapkan hingga diselesaikan.

"Gus Ipul tadi sudah menyampaikan lisan untuk cuti dan secara aturan memang seperti itu," kata Pakde Karwo, sapaan akrabnya.

Selain Gus Ipul-Abdullah Azwar Anas, calon lain yang sudah memastikan maju ialah Khofifah Indar Parawansa yang didukung NasDem, Golkar, Demokrat, PPP, dan Hanura.

Di sisi lain, PKS, PAN, dan Gerindra belum menentukan pilihan. Kabarnya ketiga partai itu sudah menyiapkan calon, seperti Yenny Wahid, Gubernur Bojonegoro Suyoto, dan mantan pembalap Moreno Suprapto.

Sekretaris Jenderal Jaringan Muda Nahdlatul Ulama M Adnan Rara Sina mengatakan, jika Yenny Wahid diusung, putri Gus Dur itu memiliki tugas sejarah menyatukan kaum nahdiyin.

Menurut Adnan, Yenny Wahid tentu punya daya tawar dan potensi elektoral yang sangat tinggi meski namanya baru muncul di tengah pertarungan Gus Ipul dan Khofifah.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Kardashian
Berita Lainnya