Cagub Independen Siap Diverifikasi

Ant/P-5
27/12/2017 07:54
Cagub Independen Siap Diverifikasi
(ANTARA/Izaac Mulyawan)

PASANGAN bakal calon (balon) Gubernur dan Wagub Maluku jalur perseorangan, Herman Koedoeboen-Abdullah Vanath, siap mengikuti tahapan verifikasi faktual oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Maluku yang jadwalnya akan ditetapkan dalam waktu dekat.

Koordinator tim relawan pasangan dengan jargon 'Hebat' itu, Michael Paliyama, mengatakan timnya sudah membulatkan tekad untuk mengikuti pilkada Maluku pada 2018 mendatang.

"Kami serius maka menggugat KPU Maluku ke Bawaslu setempat yang memutuskan gugatan pasangan Hebat dikabulkan dan berdasarkan perhitungan ulang ternyata dinyatakan lolos ke verifikasi faktual," Michael menjelaskan.

KPU Maluku dalam sidang pleno memutuskan hasil perhitungan dukungan pasangan Hebat di Ambon pada 24 Desember 2017 menyatakan pasangan itu lolos. KPU menyatakan mereka telah memenuhi verifikasi administrasi dengan menyertakan dokumen asli sebaganyak 145.771 buah, kopi 1 sebanyak 122.821 buah, dan kopi 2 sebanyak 121.726 buah.

"Jumlah ini relatif jauh dari hasil (sidang) pleno KPU Maluku pada 26 November 2017, ternyata yang sah hanya 99.203 dukungan tersebar di 11 kabupaten/kota. Padahal, data dukungan terdaftar di Sistem Informasi Data Pencalonan (Silon) sebanyak 165.510 orang pada 26 November 2017," kata Michael.

Persyaratan minimal dukungan pasangan bakal calon Gubernur dan Wagub Maluku melalui jalur perseorangan untuk mendaftar di KPU setempat sendiri setidaknya harus mencapai 122.895 orang. Dia memastikan jumlah itu telah dipenuhi karena tim relawan pasangan Hebat juga mengawal perhitungan dukungan ulang di KPU Maluku pada 20-23 Desember 2017.

Keputusan Bawaslu Maluku yang mengabulkan gugatan pasangan Hebat otomatis membatalkan hasil Sidang Pleno KPU Maluku tersebut.

"Kami mengoptimalkan kinerja para saksi yang mengawal perhitungan ulang dukungan di KPU Maluku. Mereka ialah tim relawan dari 11 kabupaten/kota yang mengetahui data lapangan," tandas Michael.

Di Pilkada Maluku 2018, mereka akan berkompetisi dengan pasangan balon Gubernur dan Wagub Maluku yang diusung parpol, yakni Said Assagaff-Andrias Rentanubun (direkomendasikan Partai Golkar, Demokrat, dan PKS), serta Murad Ismael-Barnabas Orno (direkomendasikan PDI Perjuagan, NasDem, Hanura, PKB, PKPI, PAN, dan PPP).

Partai Gerindra yang memiliki lima kursi belum memutuskan rekomendasi mereka diberikan kepada pasangan mana pun.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Kardashian
Berita Lainnya