Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA MPR Zulkifli Hasan mengharapkan para ulama dan umat Islam terus berperan menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Peran tersebut merupakan bagian dari menjaga kekuatan umat Islam.
Dia mengingatkan bahwa tantangan bangsa ini makin beragam. Karena itu, ulama dan semua umat Islam bersatu.
"Jangan justru membesar-besarkan perbedaan. Kalau itu terjadi, ada pihak yang senang," tutur Zulkifli dalam dialog kebangsaan pada Mukernas Ke-10 Wahdah Islamiyah di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (23/12).
Zulkifli didampingi Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono dan beberapa anggota MPR/DPR dari dapil Sulawesi Selatan. Hadir pula beberapa kepala daerah, antara lain Bupati Lampung Selatan Zainuddin Hasan dan Wali Kota Bengkulu Helmi Hasan.
Zulkifli memaparkan bahwa kemerdekaan Indonesia bisa tercapai juga atas peran penting ulama dan umat Islam. Karena itu, menjadi kewajiban bagi ulama dan umat Islam untuk menjaga kemerdekaan Indonesia. Di era kemerdekaan dan reformasi, peran itu harus ditingkatkan.
Di kesempatan tersebut, Zulkifli juga meminta Wahdah Islamiyah menjadi pelopor dalam menjaga keutuhan NKRI bersama-sama komponen dan elemen bangsa Indonesia lainnya.
Ketua Umum Wahdah Islamiyah, Zaitun Rasmin, menegaskan organisasinya senantiasa tunduk pada peraturan perundangan yang berlaku. Wahdah Islamiyah juga bukan kelompok intoleran.
Dengan salah satu program berslogan 'Kami Cinta Indonesia', Rasmin menegaskan Wahdah Islamiyah siap mewujudkan Visi 2010. Organisasi tersebut menargetkan hadir di 80% kabupaten dan kota.
Saat ini ormas itu sudah ada di 34 provinsi dan terus mengembangkan organisasi. "Melalui Visi 2030 Wahdah Islamiyah ada di setidaknya 400 kabupaten dan kota di Indonesia," terang Rasmin.
Dalam kaitan potensi umat Islam, Ketua MPR mengingatkan umat Islam agar mengatasi ketertinggalan dalam berbagai bidang. Di bidang ekonomi, umat Islam harus bangkit dengan tetap menjaga persatuan.
Zulkifli mengemukakan bahwa saat ini hanya 1% orang Indonesia menguasai 64% kepemilikan lahan. Hal itu, kata dia, harus menjadi perhatian ulama dan umat Islam dengan membangkitkan potensi menjadi kekuatan ekonomi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved