Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PERAYAAN Natal dan tahun baru semakin dekat. Kepolisian Republik Indonesia telah siap melakukan pengamanan agar perayaan berlangsung dengan lancar. Mulai tim penembak jitu sampai organisasi keagamaan turut menjaga gereja.
Saat meninjau Posko Pengamanan Arus Mudik Natal dan Tahun Baru, Kapolri Jenderal Tito Karnavian menjamin, pihaknya telah menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas jika terjadi kemacetan saat arus mudik. Ia meminta jajarannya untuk menangkap pelaku tindak kejahatan, termasuk jenis konvensional semacam premanisme dan pencopetan. "Kami sudah menyiapkan pengamanan dan insya Allah akan lancar," tandas Kapolri saat meninjau Pos Cikopo, kemarin.
Kepolisian Resor Temanggung, Jawa Tengah, menyadari hal itu. Menurut Kepala Polres Temanggung AKB Wiyono Eko Prasetyo, kepadatan warga begitu tinggi tergolong hal yang rawan karena akan menimbulkan kemacetan. Ini memberikan peluang munculnya berbagai kriminalitas, bahkan tidak menutup kemungkinan terjadi aksi radikalisme dan terorisme.
"Karena itu, kami menyiapkan delapan bus untuk mengangkut jemaat gereja bila terjadi kemacetan parah dan kantong-kantong parkir di sekitar gereja tidak mampu menampung kendaraan lagi. Bus-bus ini siaga di halaman kantor Setda dan hanya dioperasikan bila macet parah saja," pungkas Wiyono.
Gereja prioritas
Di Sulawesi Selatan, kepolisian setempat memprioritaskan penjagaan 15 gereja dari 151 tempat ibadah kaum nasrani yang ada. Ini disebabkan gereja-gereja itu dianggap berpotensi rawan terhadap gangguan.
Kepala Bidang Humas Polda Sulsel Kombes Dicky Sondani menyebutkan, gereja tersebut hanya berada di Kota Makassar. Gereja yang dimaksud ialah Gereja Paroki Asisi Jalan Hertasning, Gereja Immanuel dekat Balai Kota, Gereja Katedral Jalan Kajaolalido, Gereja Santo Josep Jalan Gunung Latimojong, dan Gereja Balla Tamalanrea Jalan Perintis Kemerdekaan.
Penempatan daftar prioritas itu dilakukan karena gereja tersebut memiliki jumlah jemaat yang banyak sehingga berpotensi menimbulkan kemacetan.
Di sisi lain, Kepolisian Resor Klaten, Jawa Tengah, akan menerjunkan tim penembak jitu. "Ada 10 penembak jitu. Mereka personel Brimob Surakarta," kata Kapolres AKB Juli Agung Pramono.
Polres menerjunkan tim gabungan Polri, TNI, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP yang berkekuatan 630 personel untuk menjaga 187 gereja. Selain itu, Polres mengerahkan sembilan anjing pelacak (K9) untuk melakukan pemindaian lingkungan di sekitar gereja.
Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur juga menempatkan sejumlah penembak jitu di berbagai lokasi strategis. Kapolda NTT Irjen Agung Sabar Santoso menegaskan, pihaknya tidak akan memberikan kesempatan kepada organisasi massa atau teroris yang ingin mencoba menggagalkan perayaan Natal dan tahun baru.
Meskipun begitu, Agung memerintahkan anggotanya untuk memberikan pelayanan dengan pendekatan human serta menunjukkan sikap dan perilaku sebagai pelayan, pengayom, dan pelindung. "Silakan lakukan tindakan tegas dan terukur. Penggunaan senjata api juga tidak boleh sembarangan, harus ada izin dari pimpinan yang paling senior," tuturnya.
Barisan Ansor Serbaguna (Banser) NU dan Komando Keamanan Muhammadiyah (Kokam) di beberapa daerah turut menjaga gereja. Keterlibatan mereka diharapkan dapat menciptakan situasi yang kondusif.(LN/JI/JS/LD/AD/PO/TS/YH/DW/WJ/S-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved