Perubahan Struktur Golkar Keniscayaan

Antara
19/12/2017 12:15
Perubahan Struktur Golkar Keniscayaan
(MI/ROMMY PUJIANTO)

INISIATOR Gerakan Muda Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia menekankan indikator perubahan Partai Golkar yang bersih dan bangkit dapat dilihat dari perubahan kepengurusan di bawah kepemimpinan Airlangga Hartarto.

"Konkretnya wujud perubahan itu dalam kepengurusan. Jadi pak Airlangga, kalau hanya sendiri saja, bukan perubahan namanya," kata Doli, di arena Munas Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar, di JCC, Jakarta, hari ini.

Doli menegaskan tidak ada gunanya menggelar munaslub dengan biaya mahal jika hanya untuk mengganti Setya Novanto dengan Airlangga Hartarto. Menurut dia, yang diinginkan adalah perubahan menyeluruh, baik perubahan struktural maupun kultural dalam menata Golkar sebagai sebuah partai politik yang besar.

Doli mengatakan ukuran perubahan kepengurusan adalah semata-mata untuk menyelamatkan partai dari citra buruk yang berpengaruh terhadap elektabilitas.

"Kita tidak bisa memungkiri, citra buruk itu tertampilkan pada sosok-sosok tertentu. Paling nyata ketua umum sudah terduga. Tapi bagi orang-orang yang selama ini dikesankan punya masalah terhadap hukum saya kira dengan legowo hati demi kemajuan partai tidak bisa lagi ditonjolkan, apalagi kemudian sosok-sosok kontroversial selama ini yang membuat partai ini dikuatkan citra buruknya oleh tokoh-tokoh itu. Kalau kita benar-benar mau meningkatkan partai ya harus 'strict' (ketat)," kata dia lagi.

Doli menjelaskan sesuai mekanisme dalam Munaslub akan dipilih ketua umum dan pembentukan tim formatur. Nantinya ketua umum bersama tim formatur akan menyusun pengurus baru secara lengkap. (OL-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya