Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PARTAI Golkar merupakan partai besar dan terhormat yang memiliki citra positif di mata publik. Oleh karena itu, seluruh kader partai berlambang pohon beringin diharapkan dapat menyudahi segala perbedaan yang selama ini terjadi di internal partai.
Demikian penegasan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto seusai membuka Rapat Pimpinan Nasional III Partai Golkar, di Jakarta Convention Center, Senin (18/12).
Airlangga juga menyatakan bahwa dirinya tidak rela jika Golkar terlempar dari posisi 2 besar pada Pemilu 2019. "Kita pernah menjadi partai nomor 1 maupun nomor 2, tapi kita tidak akan pernah menjadi partai nomor 3," katanya.
Sejak Pemilu1973, sambung dia, Golkar tidak pernah terlempar dari posisi 2 besar. Pun kondisi terparah yang menghempaskan Golkar hanya terjadi pada pemilu 1999, 2009, dan 2014 sebagai runner up lantaran timbul gesekan di internal.
Ia berjanji dengan posisinya sebagai Ketua Umum menggantikan Setya Novanto akan bekerja keras untuk mendongkrak citra partai, termasuk merebut simpati masyarakat pada Pemilu 2019.
"Saya tidak pernah mengejar posisi (jabatan). Akan tetapi, jika semua meminta, saya akan menerimanya sebagai amanah untuk memberi dedikasi pada tanah air. Partai Golkar akan bangkit kembali dan kita persembahkan untuk rakyat Indonesia. Partai Golkar akan mendapat dukungan yang luas.
Airlangga tak lupa mengucapkan terima kasih atas dedikasi yang ditorehkan para sesepuh Golkar untuk membesarkan partai, seperti Akbar Tanjung, Aburizal Bakrie, Agung Laksono, dan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan yang kebetulan ikut menghadiri Rapimnas III Golkar.
"Pak Ical (Aburizal) sudah saya anggap sebagai mentor di bisnis, politik, dan tempat saya magang di pemerintahan. Pak Akbar Tanjung yang menyelamatkan Golkar dalam masa kritis di awal reformasi. Bapak Agung Laksono dan jajarannya sangat aktif memberikan masukan, dan Pak Luhut yang selama ini menjadi mentor dengan ide konstruktif," terang dia.
Pada kesempatan itu, Airlangga kembali menegaskan bahwa Golkar tetap berkomitmen menyukseskan pemerintahan Jokowi-JK hingga 2019, serta mendukung pencalonan Jokowi pada Pilpres mendatang.
"Urgensinya itu tentu komitmen Partai Golkar, walaupun terjadi pergantian kepemimpinan. Partai Golkar sebagai organisasi tetap mendukung pemerintahan Jokowi-JK sampai 2019, sekaligus untuk mendorong dalam kepemimpinan kedua, 2019-2024," tandasnya. (OL-7)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved