Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
POLITIK yang berjalan saat ini cenderung tidak memandang etika berpolitik dan keberadaban. Bahkan tradisi musyawarah untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur tidak lagi masuk ke pembicaraan politik.
Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengemukakan hal itu, di kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, kemarin.
"Yang ada, politik digunakan untuk merebut kekuasaan. Tanpa etika dan keberadaban. Kita sebarkan (isu) SARA dan kebencian," terang Megawati.
Ketiadaan etika itu, lanjut Megawati, terlihat dari upaya untuk menang dengan memakai segala cara. Masyarakat pun dipaksa untuk mengikuti cara-cara itu dalam berkompetisi. Apa pun itu, asalkan bisa menang.
Padahal, menang atau kalah merupakan hal yang wajar dalam berkompetisi politik. "Saya sudah minta kepada KPU, Bawaslu, Panwaslu, menaruh perhatian ini karena politik itu bukan menang-menangan. Kalah dan menang itu biasa kalau kita tanding, kan ada wasitnya," imbuh Megawati.
Menurut dia, lembaga penyelenggara pemilu harus bisa menghasilkan aturan yang baik. Isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) mesti diantisipasi.
"(Politik tak beretika) itu hanya akan mendatangkan hal-hal yang kelihatan hanya sebuah sifat permusuhan, tak ada fairness," cetus Megawati.
Sehari sebelumnya, PDIP melaksanakan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) di ICE, BSD, Kota Tangerang. Melalui forum Rakornas Tiga Pilar itu, PDIP menggelorakan semangat trisakti.
Anggota Fraksi PDIP yang juga menjabat sebagai anggota Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto mengatakan trisakti merupakan perwujudan komitmen ideologi dalam praktik nyata. Trisakti harus terefleksi dalam kebijakan pembangunan dan penganggaran yang dirancang bersama parlemen.
"Termasuk kita yang bertugas di DPRD, senantiasa harus ingat perintah ideologi Pancasila, di dalam setiap pikiran, hati, ucapan dan tindakan khususnya dalam pengambilan kebijakan pembangunan dan anggaran harus selalu berpihak pada rakyat dengan konsisten berjuang wujudkan kesejahteraan rakyat," papar Eko.
Melalui forum Rakornas Tiga Pilar itu, kata Eko, partai meneguhkan tiap kebijakan pembangunan dan penganggaran yang berkedaulatan dalam politik, berdikari dalam bidang ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan. Politisi muda dari Fraksi PDIP itu juga menyebut Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri tegas menyebutkan dalam pembukaan rakornas bahwa terdapat kebutuhan konsolidasi partai bersama rakyat. Tujuannya ialah mewujudkan ekonomi berdikari.
Puasa saat berkuasa
Eko juga mengatakan semangat kader harus disertakan dalam berinteraksi dan berkomunikasi dengan rakyat. Kader harus terus menyatu dengan napas kehidupan ekonomi rakyat. Sebab, kata Eko, perjuangan bersama dalam menjawab masalah rakyat melalui kebijakan yang melayani, melindungi, dan memberdayakan rakyat sangat penting.
Salah satu bentuk komitmen pada rakyat, lanjut Eko, ialah dengan berpuasa saat berkuasa. Artinya, mendukung terwujudnya pemerintahan yang toleransi nihil terhadap korupsi.(MTVN/P-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved