Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
IRJEN Anton Charliyan optimistis akan diusung PDI Perjuangan (PDIP) sebagai calon Gubernur Jawa Barat 2018. Perwira tinggi Polri itu pun siap meletakkan jabatannya sebagai Wakil Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri.
PDIP, kata dia, memang belum resmi mengusungnya karena hingga partai banteng moncong putih itu belum mengumumkan kandidat di Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2018. Namun, ia sangat yakin PDIP akan memilihnya.
"Saya sudah (yakin diusung) 100% karena saya diperintahkan untuk terus sosialisasi," kata Anton saat peresmian posko relawannya di Bandung, kemarin.
Ia menambahkan Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto sudah memberi kepastian itu secara langsung. Itu bukan keputusan pribadi Hasto, melainkan institusi PDIP. "Langsung oleh Sekjen PDIP, termasuk Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat TB Hasanuddin," katanya.
Terkait persiapan dalam memenangi kontestasi, mantan Kapolda Jawa Barat itu mengaku masih minim bila dibandingkan dengan calon yang lainnya.
"Sekarang masih minim, baru 75%. Nanti kalau sudah direkomendasi, larinya bisa 100-150%," ujar dia.
Anton pun menyebut dirinya sudah mendapat izin dari Kapolri Jenderal Tito Karnavian. "Saya masih prajurit Polri. Saya sudah minta izin, restu dukungan dari seluruh pejabat utama. Beliau (Kapolri) mendukung 100% maju terus," tandasnya.
Sementara itu, calon Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan saat ini calon wakil gubernur pendampingnya masih belum ditentukan. Untuk itu, ia akan bertemu dengan tokoh Jawa Barat. Emil diusung oleh Golkar, NasDem, PPP, dan PKB. Ia belum menentukan calon wakil gubernur karena hampir semua partai menyodorkan nama. "Mudah-mudahan pertemuan dengan tokoh Jawa Barat berlangsung tanggal 15-16 Desember ini," kata Emil di Bandung, kemarin.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved