Jurnalis Benteng Nilai-Nilai Kebangsaan

Ths/P-3
13/12/2017 09:41
Jurnalis Benteng Nilai-Nilai Kebangsaan
(ANTARA/ARDIANSYAH)

DI tengah perkembangan informasi dan teknologi yang kian cepat dan kerap memengaruhi kehidupan berbangsa dan bernegara, jurnalis diharapkan mampu mengambil sikap sebagai pilar penjaga nilai-nilai kebangsaan.

Harapan tersebut disampaikan juru bicara Polri Komisaris Besar Sri Suari Wahyudi dalam diskusi terkait pembukaan Rapat Kerja Nasional Dewan Kehormatan PWI, di Jakarta, kemarin.

"Kita memasuki era baru dengan peradaban baru berbasis teknologi dan informasi yang kerap dimanfaatkan kelompok tertentu untuk melemahkan bangsa dan menciptakan polarisasi di masyarakat. Jurnalis harus menempatkan diri di atas kepentingan bangsa dan negara," ucap Sri.

Menurut dia, jurnalis memiliki tanggung jawab besar dalam memengaruhi opini publik. Tugas tersebut harus dijalankan secara profesional. "Tentu kita tidak ingin menjadi bagian yang ikut membuat kegaduhan atau menjadi alat kelompok yang ingin memecah belah bangsa ini," tegas mantan Kapolres Bantul, Yogyakarta, itu.

Polisi, kata dia, di tengah peradaban informasi saat ini memiliki tugas sangat berat sehingga sangat mengharapkan peran serta masyarakat termasuk pers. "Tentu saja paradigma keamanan nasional di era digital membutuhkan polisi yang modern. Ada cyber patrol untuk memastikan dunia siber bersih dari berbagai upaya kejahatan, adu domba, dan konten hoaks yang memprovokasi. Ini harus kita jaga bersama," kata dia.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat Ilham Bintang mengharapkan pers benar-benar memegang kode etik profesi dan mengutamakan tabayun, prinsip verifikasi. "Dengan arus informasi yang begitu deras, kita justru dihadapkan pada banyak persoalan. Orang begitu mudah memproduksi informasi dan menyebarkannya, padahal itu hoaks" ujar Ilham.

Dalam situasi seperti itu, imbuhnya, wartawan dalam menjalankan tugas harus check and recheck (tabayun) untuk memastikan kebenaran sebuah informasi.

"Itu bagaimanapun menjadi kewajiban utama bagi setiap wartawan. Jangan justru wartawan dipengaruhi media sosial yang sering kali menjerumuskan tugas jurnalistik," tandasnya.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Kardashian
Berita Lainnya