Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PROGRAM TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) bisa dijadikan alat untuk mewujudkan pembangunan Indonesia dari pinggiran sesusi dengan semangat Nawa Cita. Program yang dahulu dikenal dengan istilah ABRI Masuk Desa (AMD) itu kini bisa diandalkan untuk memajukan daerah terdepan, tertinggal, dan terluar (3T) serta wilayah terisolasi.
"Mudah-mudahan bisa sejalan dan membantu mempercepat pembangunan seperti dikatakan Presiden Jokowi, pembangunan dari daerah pinggiran. Ini sama, selaras dengan program TMMD 2018," jelas Kepala Staf TNI-AD Jenderal Mulyono dalam Rapat Paripurna TMMD Ke-38 TA 2017, di Jakarta, kemarin.
Menurutnya, TMMD TA 2017 berhasil baik secara kualitas maupun kuantitas. TNI berhasil membangun secara fisik dan nonfisik melalui program tersebut. Hal itu tampak dari pembuatan dan rehabilitasi jalan sepanjang 455.137 meter, pembuatan talud, siring, saluran air dan irigasi hingga 62.684 meter, 467 jamban, serta penanaman pohon sebanyak 12.970. "Ini akan terus kami evaluasi agar tahun 2018 menjadi lebih baik lagi," paparnya.
Mulyono mengungkapkan sambutan dari pemerintah daerah (pemda) pun cukup baik terhadap program yang dijalankan TNI. Hal terlihat dari alokasi anggaran yang disediakan pemda.
Ia mengungkapkan, pada 2017, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, terbesar dalam mengalokasikan anggaran untuk TMMD. Jumlahnya mencapai Rp11 miliar. Posisi kedua Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan Timur, mencapai Rp4 miliar, serta Kota Madya Medan berjumlah Rp3,5 miliar. "Ini membuktikan program TMMD semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," tukasnya.
Selain dana yang disediakan pemda, imbuhnya, TNI memiliki dana alokasi khusus (DAK) untuk menopang TMMD. Namun, jumlahnya tidak terlalu besar sehingga mereka perlu bermitra dengan pemda. "Untuk 2018 pun kami belum bisa bilang berapa yang kami alokasikan," ucap Mulyono.
Lebih lanjut, ia menyatakan kesuksesan TMMD tidak lepas dari peran dan dukungan dari berbagai pihak, termasuk oleh media massa. "Secara umum pelaksanaan kegiatan fisik TMMD 2017 dapat berjalan dengan baik dan diselesaikan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan," kata perwira tinggi bintang empat itu.
Sementara itu, kegiatan TMMD 2017 di bidang nonfisik berupa penyuluhan kesehatan, sosial, pertanian, bahaya narkoba, bela negara, dan wawasan kebangsaan. "Ke depan, seiring dengan semakin berkembangnya teknologi dan dinamika sosial di masyarakat, penyelenggaraan kegiatan dengan sasaran nonfisik akan terus ditingkatkan."
Penyeimbang
Di kesempatan yang sama, Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Laksamana Madya Didit Herdiawan yang hadir mewakili Panglima TNI meminta agar ada skema penyeimbangan dalam penganggaran. Dia meminta agar anggaran yang dikeluarkan pemda lebih besar. "Tapi tetap kita akan laksanakan tertib anggaran dengan pedoman yang telah ditetapkan." (P-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved