Penyelenggaraan Munaslub Partai Golkar Keniscayaan

Nov/AU/Ant/P-1
13/12/2017 09:17
Penyelenggaraan Munaslub Partai Golkar Keniscayaan
(MI/Susanto)

JELANG keputusan pelaksanaan musyawarah nasional luar biasa (munaslub) Partai Golkar dalam rapat pleno malam ini, empat nama mengemuka makin kuat sebagai bakal calon ketua umum. Mereka ialah Airlangga Hartarto, Titiek Soeharto, Aziz Syamsuddin, dan Idrus Marham.

Wakil Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Mahyudin menyatakan mendukung Aziz Syamsuddin menjadi caketum Partai Golkar. "Jika munaslub jadi dilaksanakan dan Aziz maju mencalonkan diri sebagai salah satu caketum, saya akan menjadi orang pertama yang mendukungnya," kata Mahyudin, di Jakarta, kemarin.

Dia mengatakan, sebagai sesama kader muda, sudah menjadi keharusan bagi dirinya untuk mendorong regenerasi dan kepemimpinan baru yang lebih segar. Ia menyebut Aziz merupakan sosok yang cukup matang dan bukan kader karbitan.

Ketua DPP Partai Golkar Zainuddin Amali meyakini Airlangga Hartarto yang mampu membawa partai tersebut keluar dari turbulensi politik dan menaikkan kembali elektabilitas menghadapi pilkada serentak 2018 dan Pemilu 2019.

Amali mengklaim saat ini secara mayoritas DPD I dan DPD II Golkar menghendaki Airlangga untuk memimpin Partai Golkar ke depan.

"Menurut pantauan saya, saat ini secara mayoritas menghendaki Airlangga untuk memimpin Partai Golkar ke depan. Airlangga dianggap mampu menakhodai Golkar yang sedang dirundung masalah internal ini," pungkasnya.

Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Daerah Istimewa Yogyakarta Gandung Pardiman menyambut baik keinginan Titiek Soeharto untuk maju ke bursa calon ketua umum. Meski begitu, ia mengingatkan akan lebih baik keluarga Cendana bersatu terlebih dahulu. Hal itu disebabkan, ujar Gandung, kekuatan Cendana saat ini masih terpecah ke beberapa partai politik produk Cendana.

Rapat pleno malam ini, menurut Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Sarmuji, merupakan respons DPP terhadap usulan DPD I. Jika diputuskan untuk menggelar munaslub, akan dibahas tentang ketua penyelenggara, lokasi, dan waktu.

Zainuddin Amali menyatakan 34 DPD provinsi sudah meminta kepada DPP Golkar untuk segera melaksanakan munaslub. Oleh karena itu, menurutnya, tidak ada alasan lagi bagi DPP Golkar menghindar. "Ketentuan dalam AD/ART Partai Golkar sudah terpenuhi.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Kardashian
Berita Lainnya