Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
CALON gubernur Ridwan Kamil (Emil) akan bertemu dengan sejumlah tokoh Jawa Barat akhir pekan depan untuk meminta masukan terkait dengan pemilihan calon wakil gubernur yang akan mendampinginya.
"Saya akan meminta masuk-an kepada para inohong (tokoh yang dihormati), tapi keputusan akhir tetap di saya," kata Emil di Bandung, kemarin.
Menurut Emil, nantinya terhadap setiap calon wakil gubernur akan diajukan beberapa pertanyaan oleh para tokoh. Hasil itu yang akan jadi masukan dari para tokoh bagi Emil, siapa sosok yang layak dijadikan wakil gubernur.
Emil menginginkan calon wakil gubernur nanti memiliki tiga kriteria utama. Pertama, kandidat pendampingnya harus memiliki kepemimpinan yang baik. Hal itu sangat penting agar bisa menggantikan dirinya ketika berhalangan.
Kedua, calon wakilnya harus memiliki popularitas dan elektabilitas yang baik di masyarakat. Ini pun dirasa penting agar bisa menutupi kelemahan dirinya menyangkut elektabilitas. Emil berharap wakilnya itu bisa mendongkrak elektabilitas di daerah yang dirinya belum terlalu dikenal.
Ketiga, calon wakil gubernur itu memiliki hubungan emosional yang baik dengannya. Jika terpilih, kerja sama dia dengan wakilnya itu akan berlangsung paling sedikit lima tahun. "Jadi harus ada chemistry," imbuhnya.
Sebelumnya Emil mengakui dirinya cukup sulit untuk memilih calon wakil gubernur yang akan mendampinginyakarena terlalu banyak dimensi yang harus diperhatikan soal pemilihan tersebut. Itu tidak terlepas karena dirinya banyak diminta berbagai pihak dan partai politik agar mengakomodasi aspirasi mereka.
"Di Jabodetabek minta wakil dari sana, di pantura minta putra asli pantura, begitu juga di Priangan timur."
Terkait dengan peta calon gubernur dan wakil gubernur, ada skenario versi elite tiga pasang calon gubernur dan wakil gubernur 2018 di Provinsi Jawa Barat. Partai NasDem, PKB, PPP, dan Golkar mendukung Ridwan Kamil. Calon wakilnya antara lain Uu Ruzhanul (PPP), Daniel Muttaqien (Golkar), dan Saan Mustofa (NasDem).
PAN dan PKS mendukung Dedi Mizwar-Ahmad Syaikhu, sedangkan Gerindra mencalonkan Sudrajat.
Sementara itu, PDIP akan mendukung salah satu dari 10 nama, yaitu Susi Pujiastuti, Netty Prasetyani, Abdy Yuhana, Puti Guntur Soekarno, Iwa Karniwa, Sutrisno, Anton Charliyan, Dedi Mulyadi, Deddy Mizwar, dan Agung Suryamal. Info terbaru sudah mengerucut jadi tiga nama, yakni Dedi Mulyadi, Anton Charliyan, dan Iwa Karniwa.
Dituntut aktif
Di sisi lain, KPU dan Bawaslu Provinsi Jawa Barat dituntut aktif menggunakan internet sebagai sarana sosialisasi Pilgub Jawa Barat 2018. Hal itu tidak terlepas dari perubahan perilaku masyarakat setelah berkembangnya internet.
Peneliti pemilu dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Sri Nuryanti mengatakan KPU tidak bisa hanya mengandalkan media konvensional untuk menyosialisasikan hal tersebut.
"Internet ini ampuh untuk sosialisasi. Jadi penting untuk meminimalisasi angka golput," kata Sri. (P-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved